Minggu, November 29, 2020
Beranda JATIM Bupati Arifin : Tenaga PKH Harus Mendampingi Keluarga Miskin Merintis Usaha

Bupati Arifin : Tenaga PKH Harus Mendampingi Keluarga Miskin Merintis Usaha

REPORTERRudi Sukamto

KABAR RAKYAT – Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek berharap pendamping program keluarga harapan bisa mendampingi keluarga penerima manfaat dalam merintis usaha.

PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang diperuntukan kepada keluarga miskin dan rentan. Tujuannya meingkatkan taraf hidup KPM. Agar mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga, serta menciptakan kemandirian bagi penerima manfaat.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat menghadiri rapat koordinasi sekaligus evaluasi SDM PKH di Pendopo Manggala Praja Nugraha, (21/9/2020).

“Para pendamping PKH bukan hanya sekedar menyalurkan bantuan tetapi juga memastikan outcome dari program tersebut tercapai,” ungkapnya.

Mungkin di tahap awal menjamin daya beli, memberikan tambahan, itu sebenarnya menanggulangi kemiskinan, tapi harapannya kalau PKH-nya dicabut mereka juga tidak miskin, berarti mengentaskan, nah itu dengan cara graduasi yang sejahtera mandiri, tutur Bupati Nur Arifin.

Dalam kesempatan itu, Bupati Nur Arifin juga memberikan beberapa arahan kepada pendamping PKH. Seperti memastikan seluruh penerima manfaat teregistrasi kependudukannya, karena PKH menyentuh 8 persen masyarakat miskin yang sebagian besar belum memiliki dokumen kependudukan.

“Jadi PKH bukan hanya sekedar memberikan bantuan, tetapi harus memastikan bahwa outcome itu tercapai,” harapnya.

Selain itu, Bupati Nur Arifin juga meminta kepada pendamping PKH untuk membantu KPM yang telah graduasi mandiri untuk merintis usaha. Seperti membuatkan catatan keuangan bulanan hingga mendaftarkan usahanya sebagai UMKM.

“Kemudian dibantu untuk membuatkan laporan keuangan bulanan sehingga nanti ketika mereka sudah graduasi bisa dapat kepercayaan bank untuk mengakses kredit usaha rakyat dengan bunga murah tanpa jaminan,” pungkasnya.*

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca