Jumat, Januari 22, 2021
Beranda EKONOMI Bupati Banyuwangi Ubah Konsep Sungai Sebagai Sumber Ketahanan Pangan Dan Pengembangan Ekonomi...

Bupati Banyuwangi Ubah Konsep Sungai Sebagai Sumber Ketahanan Pangan Dan Pengembangan Ekonomi Lokal 

REPORTERRichard

Bupati Abdullah Azwar Anas saat berikan bantuan bibit ikan nila di wisata Dusun Kakao, Glenmore,Senin(30/11/2020).

KABAR RAKYAT – Dipenghujung masa jabatannya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, terus melakukan program lanjutan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan, kelestarian hayati dan parawisata.

Salah satunya,diwujudkan dalam program budidaya ikan perairan umum di wilayah Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Senin (30/11/2020). Dihadapan kelompok budidaya air tawar, pencinta lingkungan, Muspika dan perusahaan PTPN Nusantara XII Bupati Anas menginisiasi pemanfaatan budidaya ikan perairan umum sebagai kekuatan ekonomi lokal.

Peranan perairan umum dalam kehidupan manusia sangatlah penting yaitu sebagai sumber air tawar, sumber keanekaragaman hayati, sumber ketahanan pangan dan sumber perekonomian sehingga bisa dikatakan perairan umum bersifat multifungsi, multiguna dan multipemanfaat berbagai sektor pembangunan. Demikian disampaikan bupati Abdullah Azwar Anas saat memberikan bantuan bibit ikan kepada kelompok tani budidaya ikan, pencinta lingkungan di kawasan wisata Dusun Kakao, perkebunan Kendenglembu PTPN Nusantara XII.

Menurut Anas , Manusia sebagai pemanfaat telah menggunakan perairan umum untuk berbagai kepentingan, misalnya untuk pembangkit tenaga listrik, irigasi pertanian, perikanan, pariwisata serta pasokan air untuk rumah tangga dan industri bahkan masih digunakan sebagai penampung buangan limbah. Semua aktivitas manusia itu tentu dapat memberikan berbagai dampak negatif terhadap ekosistem perairan seperti kerusakan dan hilangnya habitat ikan, atau punahnya keanekaragaman hayati perairan termasuk sumber daya ikan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan turunnya populasi ikan antara lain akibat perubahan habitat, eksploitasi berlebih, akibat introduksi ikan asing dan akibat pemanasan global, serta akibat persaingan penggunaan air dan pencemaran.

” Ikan sangat penting sebagai penyedia protein hewani bagi pemenuhan gizi masyarakat terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Pasokan ikan mengandalkan hasil tangkapan, karena itu perlu dipertahankan ketersediaan stok ikan di perairan umum. Salah satu upaya untuk mempertahankan stok ikan di perairan umum adalah dengan melakukan restocking atau kegiatan penebaran kembali ikan di habitatnya,” ungkap Abdullah Azwar Anas.

Bupati Banyuwangi ini meminta kawasan sungai yang ada di kawasan kecamatan Glenmore merupakan sabuk pengaman air di kawasan Banyuwangi selatan. Fungsi sungai menjadi sangat strategis untuk pertanian dan perikanan. Bahkan, sungai kini menjadi harapan baru dalam sektor pariwisata.

” Di negara maju sungai sangat dijaga kelestarian ekosistem dan kebersihanya. Sungai bisa menjadi cermin kemakmuran sebuah negara dan menjadi sumber ekonomi melalui sektor wisata air. Hari ini mari kita jaga sungai-sungai kita dari sampah dan kita rubah sungai menjadi kekuatan ekonomi lokal,” ajak Bupati Anas seraya mengajak masyarakat Banyuwangi gemar makan ikan.

Dalam acara restocking Bupati Banyuwangi memberikan bantuan ikan jenis nila dan lele kepada masyarakat Kecamatan Glenmore untuk ditebar dan dibudidayakan. Hadir dalam kegiatan ini Manager Kebun Kedenglembu Benny Hendricrianto, Camat Glenmore, Kapolsek Glenmore AKP.Basori, Kades Karangharjo Miskawi dan Dinas Perikanan Banyuwangi.

Kegiatan restocking sendiri bertujuan untuk: (1) meningkatkan keanekaragaman jenis ikan, (2) peningkatan stok ikan yang dapat ditangkap oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya, (3) pelestarian sumber daya benih ikan dan (4) pemanfaatan sisa-sisa kotoran organik yang dihasilkan dari kegiatan pembudidayaan ikan.

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca