Sunday, October 25, 2020
Home JATIM BONDOWOSO Bupati Bondowoso Melunak Gobak Sodor Boleh Digelar dengan Syarat

Bupati Bondowoso Melunak Gobak Sodor Boleh Digelar dengan Syarat

REPORTERIfa Bahsa
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin berpesan silahkan olahraga tradisional gobak sodor digelar masyarakat. Namun syaratnya, pelaksanaannya wajib terapkan protokol kesehatan. Karena olahraga tradisional ini banyak di gemari dan potensi menimbulkan kerumunan orang.

“Selama ini mereka rupanya tidak melaksanakan itu sehingga penumpukan massa yang dikhawatirkan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2020).

Bupati Salwa menguraikan, olahraga yang juga dikenal dengan istilah “hadang” tersebut boleh dilaksanakan asal penonton tidak menumpuk. Pasalnya, di Kabupaten Bondowoso jumlah penderita Covid-19 meningkat.

Sebelumnya, Camat Grujugan, Subhan, mengaku melihat sendiri sebagian penonton gobak sodor tidak bermasker dan tidak menerapkan protokol kesehatan. Sehingga hal inilah yang membuat pemerintah untuk mengadakan pertemuan dengan semua ketua klub.

“Apa yang menjadi rakor saya sampaikan. Harus ada klausul bahwa setiap kegiatan apapun harus siap dibubarkan apabila tidak mematuhi protokol kesehatan,” paparnya.

Di Kecamatan Grujugan, lanjutnya, masing-masing desa terdapat 4-5 klub gobak sodor. Sehingga jumlah tersebut bisa mencapai puluhan klub di satu Kecamatan dan berpotensi besar menimbulkan kerumunan orang.

“Setiap ketua penyelenggara wajib bertanggung jawab bilamana ditemukan kluster baru dalam event atau kegiatan yang dilaksanakan,” paparnya.

Mengenai sanksi, Kapolsek Grujugan, AKP Iswahyudi menerangkan bahwa kepada penyelenggara yang tidak mematuhi aturan, bersedia dibubarkan apabila tidak mematuhi protokol kesehatan. Apalagi menimbulkan kluster baru, maka panitia penyelenggara harus bertanggung jawab.

“Apabila disitu terjadi perkelahian dan sebagainya, harus sanggup dibubarkan,” tegasnya.

Menurutnya, sanksi akan diberikan dengan menimbang tingkat pelanggaran. Selain itu, perlu diantisipasi adanya kerawanan yang terjadi karena gesekan antar penonton saat kegiatan tersebut mengumpulkan banyak orang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca