Bupati Bondowoso MoU Perusahaan Eksportir Pisang Cavendish

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Pemerintah Bondowoso Jawa Timur melalui Dinas Pertanian, serius kembangkan komoditas Pisang Cavendish. Bahkan targetnya panen pisang asal Kota Tape ini masuk pasar ekspor.

Keseriusan pemerintah  ditindaklanjuti penandatanganan kerja sama dengan perusahaan ekspor pisang. Yakni  PT Nusantara Segar Abadi (NSA), di Pendopo Bupati, Rabu (24/2/2021).

Perwakilan PT NSA, Weli Sugiono mengatakan, bahwa dibutuhkan lahan sekitar 300 hektar untuk pisang cavendish agar bisa eks

“Ketika sudah 300 hektar, baru bisa keluar satu kontainer dalam seminggu. Kalau sudah bisa ekspor, tidak bisa direm,” katanya saat sambutan.

Menurutnya, pisang yang ditanam hari ini. 10 bulan lagi sudah ada pembelinya. Maka ini harus diatur dengan baik.

“Makanya dalam masa-masa menunggu luasan supaya bisa ekspor. Karena orientasinya untuk petani bukan hanya mendapatkan finansial. Kami ekspor itu, harus mengantongi 21 sertifikasi internasional,” paparnya.

Pihaknya nanti tak hanya membantu membuka pasar hasil produksi petani. Tetapi juga akan melakukan pembinaan.

“Kita sudah mulai di beberapa kabupaten. Yakni Jembrana, di Blitar dan beberapa daerah lain. Ternyata hasilnya lebih bagus dari kebun kami,” jelasnya.

Foto. Istimewa

Sementara, Plt Kepala Dinas Pertanian Bondowoso, Hendrik Widotono mengatakan, tahun ini pihaknya langsung menyiapkan demplot seluas 1,8 hektar. Dipusatkan di Maskuning Kulon Kecamatan Pujer.

“Awal membuat demplot, selama sembilan ke depan. Maret mungkin tanam perdana. Atau awal April,” paparnya.

Dipilihnya desa Maskuning Kulon, karena hasil survei daerah tersebut yang cocok. Yakni di ketinggian 400 mdpl (meter di atas permukaan laut).

“Dan tanah-tanah marjinal. Bukan sawah karena ini adalah holtikultura. Jadi kita menghindari sawah. Sehingga tanaman pangan tidak akan digeser,” paparnya.

Sementara untuk potensi lahan di Bondowoso sudah ada 200 hektar. Sementara untuk 300 hektar pihaknya pasti mengusahakan.

“Mulai dari Pujer, Jambeanom sampai 0l untuk pendampingan kepada petani, yang nantinya akan ada tim ahli dari pihak PT dan Dinas Pertanian. Ini orientasinya ekspor. Sementara bibit disediakan oleh pihak perusahaan.
dikonfirmasi.

Hadir juga dalam kerja sama Pemkab Bondowoso dalam pengembangan pisang cavendish, Asisten Deputi Pengembangan Pangan dan Agribisnis Kementrian Koordinasi Perekonomian RI, Roro Yuli Sri Wilanti, Wabup Irwan Bachtiar Rachmat dan sejumlah pihak terkait lainnya. ***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *