Senin, Januari 18, 2021
Beranda JATIM LUMAJANG Bupati Lumajang Ikut Rakor Pelaksanaan Vaksinasi Covid Pemprov Jatim Secara Virtual

Bupati Lumajang Ikut Rakor Pelaksanaan Vaksinasi Covid Pemprov Jatim Secara Virtual

REPORTERUlum Subekti

KABAR RAKYAT – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq ikut Rakor Virtual Penanganan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Seluruh kabupaten/kota yang digelar Pemprov Jatim dipimpin Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Forkopimda Jatim antara lain Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya.

Rakor virtual bersama Pemprov Jatim itu Bupati Thoriq didampingi Sekertaris Daerah, Agus Triyono, beserta Kepala Operasi Perangkat Daerah (OPD), bertempat di Ruang Loby Kantor Bupati Lumajang, (08/01/2021)

Dalam Rakor itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansah, menyampaikan dalam proses pengiriman vaksinasi Covid-19 berjalan efektif dan optimal. Ia juga meminta para Bupati dan Walikota serta Forkopimda antara lain Polres dan Dandim untuk mengawal vaksinasi.

“Vaksin covid-19 itu, sangat penting untuk memberikan efek pada proses penyembuhan diri, keluarga hingga ketahanan dan kekuatan nasional. Perjalanan vaksin dari Biofarma ke masing-masing titik dituju, harus dikawal hulu hilir,” Ungkapnya.

Terkait semakin meningkatnya pasien positif Covid-19 pasca lNatal dan Tahun Baru, Gubernur Khofifah berkeinginan ada kebijakan dan langkah strategis dalam upaya memutus penyebaran Covid-19.

Kemudian, tentang Kampung tanggung dan perusahaan tangguh yang sudah dibentuk di Kabupaten/kota di Jawa Timur, Gubernur juga berkeinginan agar dilakukan revitalisasi.

“Revitalisasi ini menjadi bagian penting dalam penanganan penyebaran covid-19,” Ungkapnya.

Sementara, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, menjelaskan Vaksin Covid-19 sudah tiba diseluruh provinsi di Indonesia, sedangkan untuk vaksinasi pertama tingkat nasional, direncakan tanggal 13 Januari 2021, yang berjumlah 21 orang yakni perwakilan legislatif, eksekutif, Yudikatif TNI, Polri, tokoh masyarakat.

“Tentunya setelah tanggal 13 Januari dilaksanakan vaksin oleh tingkat nasional, maka akan dilanjut ditingkat Provinsi Jawa Timur, dan Gubernur akan memberikan petunjuk selanjutnya,” Jelasnya.

Mayjen TNI Suharyanto, juga berkeinginan agar kepada seluruh Forkopimda di Jawa Timur khususnya TNI untuk menggalakkan kembali operasi pendisiplinan dalam penegakkan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya jika operasi itu tidak dilaksanakan maka angka yang terconfirm atau angka orang yang meninggal akibat Covid-19 dikhawatirkan akan terus meningkat.

“Dikesempatan kali ini, kami mohon pada para Bupati dan Walikota berkordinasi dengan Dandim, Kapolres secara lokal tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan penegakan disiplin protokol kesehatan tersebut,” Katanya.

Disisi lain, Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, menerangkan bahwa pihaknya telah membuat 6 strategi dalam penanganan Covid-19 di Jawa Timur, diantaranya :

1. Penambahan alat uji guna mengoptimalkan hasil proses Swab.

2. Persiapan penambahan kapasitas rumah sakit dan kapasitas karantina, untuk melakukan percepatan penanganan terhadap masyarakat yang terpapar.

3. Menambah jumlah kampung tangguh semeru.

4.Melakukan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan dengan melibatkan Pemda, TNI dan Polri.

5. Alokasi anggaran akan dilakukan koordinasi dengan gugus tugas daerah, guna pengelolaan dana secara efektif dan efisien.

6. Mengedepankan penanganan Covid-19 menggunkaan pendekatan komunitas terutama yang berada di zona rawan.

“Kapolri sudah menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi kemudian kita redam penyebaran covid-19, dan kita mengantisipasi dengan strategi tadi,” Jelasnya.

Kapolda menambahkan, bahwa jajaran Polda Jawa Timur siap mendukung semua kebijakan dan bersinergi dengan Kodam V/Brawijaya serta Pemerintah Daerah guna mewujudkan keinginan Pemerintah Pusat dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 bisa berjalan dengan baik.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca