Bupati Tantriana Sari Diskusi Strategi Peningkatan PAD

Bupati Tantri menyampaikan materi di FGD

Bupati Tantri menyampaikan materi di FGD Strategi Peningkatan PAD Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil arahan dari KPK beberapa bulan yang lalu. Dimana PAD akan menjadi sesuatu yang menjadi atensi nasional

KabarRakyat.ID – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menggelar  Forum Diskusi Grup (FDG) Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang digelar Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo di ruang pertemuan Bale Hinggil Probolinggo. Diharapkan diskusi ini mendorong pertumbuham sektor PAD melalui wajib pajak dan retribusi.

Sedikitnya 50 orang peserta terdiri dari wajib pajak dan pemungut pajak serta retribusi. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang peningkatan pendapatan asli daerah untuk pembangunan dan pengurangan kemiskinan dari narasumber Ketua ISNU Provinsi Jawa Timur dan Direktur Pasca Sarjana Unisma Malang Prof DR Mas’ud Sa’id.

Dihadapan peserta Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari mewaspadai trend selama 6 tahun yang  tidak sinigfikan di sektor PAD. Untuk itu perlu strategi dalam mendorong pertumbuhan PAD.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil arahan dari KPK beberapa bulan yang lalu. Dimana PAD akan menjadi sesuatu yang menjadi atensi nasional, khususnya KPK sehingga forum diskusi grup adalah semangat kita bersama seluruh stakeholder bagaimana mengoptimalkan PAD yang hari ini bukan karena sedikit atau banyak”,tandasnya,kemarin (7/11/2019).

Menurut Bupati Tantri, PAD dalam hal ini semacam amunisi bagi Pemerintah Daerah untuk melaksanakan seluruh program di Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu harapannya bagaimana nanti setelah kegiatan ini mampu menyusun strategi dan rencana aksi sehingga kebersamaan yang sangat indah bisa dilaksanakan sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Kehadiran infrastruktur tol tentu memberikan dampak signifikan dalam sektor pariwisata dan industri di Kabupaten Probolinggo. Sektor pariwisata di wilayah Kecamatan Sukapura luar biasa dengan kehadiran hotel dan restoran. Disana sudah jauh berbeda dengan beberapa tahun yang lalu,” terangnya.

Bupati Tantri menerangkan Pemerintah Daerah tidak akan mungkin mampu berbuat apapun tanpa kerja sama dan kolaborasi yang baik seluruh instansi di Kabupaten Probolinggo. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini nantinya mempunyai semangat yang sama dengan prinsip transparansi sehingga mampu membangun Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam hal ini Badan Keuangan Daerah dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Probolinggo Tentang Bidang Pertanahan dan Pendapatan serta Badan Keuangan Daerah dengan KPP Pratama Probolinggo Tentang Koordinasi, Konsolidasi dan Harmonisasi Kerja Sama Bidang Perpajakan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono dengan perwakilan BPN Kabupaten Probolinggo dan KPP Pratama Probolinggo. Penandatanganan ini disaksikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan narasumber Ketua ISNU Provinsi Jawa Timur dan Direktur Pasca Sarjana Unisma Malang Prof. Dr. Mas’ud Sa’id.

Dalam diskusi materi  disampaikan oleh narasumber Prof. Dr Mas’ud Sa’id yang dipandu moderator Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono. Dilanjutkan dengan dialog dan diskusi yang diwakili oleh camat, notaris dan pelaku usaha rumah makan.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

banner 970x90









Loading...

#Bupati Probolinggo #PAD Probolinggo #Tantriana Sari

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 800x600)

    Tinggalkan pesan