Mahasiswa Peternakan Internasional Mengabdi ke Bondowoso

46 views
Bupati Salwa dokter peternakan

Bupati Bondowoso dalam proses dokter peternakan mengabdi masyarakat di Bondowoso

KABARRAKYAT.ID – Sebanyak 212 mahasiswa Dokter Peternakan Internasional, mengabdi di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Mereka datang dari sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia dan negara Korea.

Rinciannya, 205 mahasiswa Universitas Airlangga, 2 orang Universitas Udayana, dan 5 Mahasiswa berasal dari negara Korea. Mereka akan melaksanakan pengabdian untuk masyarakat.

Kesempatan itu, Bupati Salwa Arifin, menyampaikan Bondowoso sebagai lumbung ternak. Merasa terbantu dengan kehadiran dokter peternakan internasional yang mengabdi pada masyarakat.

Data Pemkab Bondowoso melalui dinas terkait, menyebutkan jumlah ternak sapi kurang lebih 224.000 ekor. Jumlah tersebut dinilai kurang, sehingga dibutuhkan upaya untuk bagaimana populasi ini naik. Harapannya, populasi mencapai 300.000.

Wakil Dekan I Fakultas Dokter Peternakan Unair, Dr Fedik Abdul Rantam mengatakan, bahwa Bondowoso dipilih sebagai tempat karena memiliki populasi ternak yang cukup tinggi.

“Dipilihnya desa-desa itu atas dasar riset dan rekomendasi dari pemerintah setempat,” katanya.

Selama 10 hari nanti, lanjutnya, para mahasiswa akan memberi pengetahuan teknologi kepada peternak Bondowoso. Bagaiamana cara meningkatkan populasi?

Data yang berhasil dihimpun, pengabdian internasional yang diinisiasi oleh Universitas Airlangga berlangsung selama 10 hari. Mulai dari 11 Juli sampai 20 Juli tahun 2019. Ratusan mahasiswa itu akan disebar di Kecamatan Tamanan dengan rincian Desa Mengen, Sukosari, Sumber Kemoning dan Desa Kemirian.

Sementara di Kecamatan Maesan, ada di Desa Sumber Anyar, Pakem dan Desa Pakuniran. Terakhir Kecamatan Jambesari, di Desa Jambesari, Jambeanom dan Desa Sumber Jeruk.

Reporter : Ifa

Editor : Setiawan

#bondowoso #dokter peternakan #perguruan tinggi

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply