Wednesday, August 5, 2020
Home BALI Buruh Bongkar Muat Berharap Pemprov Bali Buka Kembali Pelabuhan Benoa

Buruh Bongkar Muat Berharap Pemprov Bali Buka Kembali Pelabuhan Benoa

KABAR RAKYAT – Tidak adanya kegiatan bongkar muat selama beberapa bulan membuat, para buruh memilih mengais rezeki di luar pelabuhan Benoa. Meskipun demikian mereka tetap berharap agar pemerintah dalam hal ini Gubernur Provinsi Bali dapat mengizinkan kapal penumpang untuk beroperasi di pelabuhan Benoa.

Melihat Sepinya pelabuhan Benoa saat ini berdampak langsung bagi pekerja buruh pelabuhan yang tergabung dalam TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat), hal itu disebabkan tidak ada kegiatan bongkar muat karena pandemic COVID-19.

Baca: COVID-19 Banyuwangi Bertambah 5 Kasus Positif, Tetap Waspada!

Ketua TKBM Nyoman Suendra menjelaskan bahwa dari bulan Maret hingga saat ini tenaga kerja buruh pelabuhan tidak ada kegiatan bongkar muat. Hal itu disebabkan tidak adanya kapal penumpang yang masuk di pelabuhan Benoa.

“Bagaimana mungkin kami dari TKBM ada kegiatan, satu kapal penumpang pun tidak bisa masuk pelabuhan karena ada larangan sejak pandemi Covid-19,”tandasnya

Ditambahkan pula, pihaknya berharap ada kebijakan dari Pemerintah Provinsi Bali dapat mengizinkan kapal penumpang untuk beroperasi di pelabuhan Benoa, karena sudah ada beberapa pelabuhan di provinsi lain yang mengizinkan kapal penumpang beroparasi.

Baca: Miras Oplosan “Bunuh” Tiga Pemuda Bondowoso

“Jika Gubernur mengizinkan kapal penumpang beroperasi di pelabuhan Benoa, maka kami buruh pelabuhan dapat melakukan kegiatan bongkar muat,” tegasnya

Nyoman Suendra juga menjelaskan bahwa sebenarnya kegiatan bongkar di pelabuhan Benoa hampir tidak ada pekerjaan lagi sejak kapal barang dialihkan ke Celukan Bawang Buleleng Singaraja beberapa tahun silam.

[the_ad id=”29596″]

“Jadi sebenarnya buruh-buruh di pelabuhan Benoa sudah lama tidak ada pekerjaan bongkar muat terhitung sejak dialihkan kapal-kapal yang muat barang dari pelabuhan Benoa ke pelabuhan Celukan Bawang,” tegasnya.

Baca: Pengusaha Jasa Usaha dan Pelaku Wisata di Songgon Gelar Saresehan Kenormalan Baru

Jumlah 50 buruh yang tergabung dalam TKBM hanya beberapa buruh saja yang masih berkegiatan bongkar muat kontainer saat ini, namun volume kegiatan bongkar muat tersebut menurun drastis, dari volume 200 kontainer menurun hingga 50 kontainer yang dikerjakan para buruh pelabuhan Benoa.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER