Calon Pengajar Latsar CPNS 2019 Mendapat Pembekalan

  • Whatsapp
IMG-20190820-WA0036
Foto: kegiatan mini workshop Calon pengajar Latsar CPNS di Kab. Probolinggo.

KabarRakyat.ID – Pemkab Probolinggo melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar mini workshop calon pengajar latsar (pelatihan dasar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Selama dua hari, yang diikuti  35 peserta ASN guna mendapat pembekalan, Rabu( 21/8/2019).

Selama dua hari itu mereka mendapatkan beberapa materi diantaranya kebijakan SDA, kebijakan diklat terintegrasi, manajemen penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS, pembekalan habituasi dan aktualisasi, overview mini workshop latsar CPNS, coaching dan mentoring, pola pendampingan dalam latsar CPNS, strategi pembelajaran agenda, desain pembelajaran agenda dan paparan kelompok agenda pembelajaran.

Dihadapan peserta calon pengajar PNS Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Halim mengatakan, Latsar CPNS yang diselenggarakan di kabupaten/kota tahun 2019 untuk meningkatkan kapasitas CPNS rekrutan tahun 2018.
“Persoalan lain adalah terbatasnya tempat penyelenggaraan dan tenaga widyaiswara dan atas dasar itulah, penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota yang siap dengan sarana dan prasarana penunjang kediklatan yang salah satunya adalah Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Halim menerangkan kegiatan mini workshop ini merupakan tindak lanjut dalam mempersiapkan calon pengajar dari internal Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang bertujuan untuk membekali calon pengajar dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN).

“Pelatihan dasar CPNS mempunyai tujuan untuk meningkatkan kompetensi dasar CPNS di tingkat dasar. Kompetensi ini menjadi bekal bagi CPNS untuk menjalani karirnya sebagai pelayan publik. Kompetensi dasar ini sangat erat kaitannya dengan kecerdasan dasar yang dimiliki oleh seseorang. Yaitu kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. Dua kecerdasan ini secara simultan membentuk kompetensi seseorang dalam bekerja dan dua macam kompetensi ini menjadi sasaran dalam pelaksanaan pelatihan dasar CPNS kali. Yakni kompetensi sosial kultural dan kompetensi teknis,” tandasnya dihadapan calon pengajar Latsar PNS itu.
Calon pengajar ini mendapatkan pelatihan teknis khusus, dimana mereka sendiri para praktisi di birokrasi.

Sementara Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur Didiek Dwiyanto mengatakan, sejalan dengan Undang-undang Nomor Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN dan diperkuat oleh Peraturan Kepala LAN Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Latsar CPNS. Yakni, penyempurnaan pengembangan kompetensi PNS meliputi kemampuan memahami kebijakan penyelenggaraan Latsar CPNS serta kemampuan memahami konsep pembekalan habituasi dan aktualisasi.

“Selain itu, kemampuan memahami proses coaching dan mentoring dalam latsar CPNS, kemampuan memahami pola pendampingan yang dilakukan selama kegiatan Latsar CPNS, kemampuan membuat strategi pembelajaran untuk agenda pembelajaran yang telah dipilih serta kemampuan membuat desain pembelajaran untuk agenda yang telah dipilih,” katanya.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *