Calon Perseorangan Bunda Satiyem-Sunariyanto Mohon Bawaslu Batalkan Berita Acara KPU

  • Whatsapp
Sidang Gugatan Pemilu Calon Perseorangan (2)
Suasana sidang gugatan atau musyawarah sengketa pemilu calon perseorangan Bunda Ratu Satiyem - Sunariyanto.
Sidang gugatan sengketa Pemilu 2020

KabarRakyat – Bawaslu Kabupaten Banyuwangi gelar sidang perdana gugatan atau musyawarah penyelesaian sengketa bakal calon perseorangan, Bunda Ratu Satiyem – Sunaryanto untuk Pilkada Tahun 2020, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi.

Pasangan calon perseorangan ini, menggugat KPU Banyuwangi karena  menolak berkas syarat dukungan yang diajukan dengan alasan tidak memenuhi syarat. Ia pun dalam materi gugatannya memohon Bawaslu membatalkan keputusan Berita Acara KPU.

Read More

banner 645x400

Sidang gugatan atau Musyawarah penyelesaian sengketa dipimpin langsung Ketua Bawaslu, Hamin, SHI didampingi Hasyim Wahid dan Joyo Adi Kusumo, serta dihadiri termohon Komisioner KPU Banyuwangi termasuk saksi-saki dari para pihak.

Usai sidang Ketua Bawaslu, Hamim mengatakan, musyawarah penyelesaian sengketa pada hari pertama agendanya mendengarkan pembacaan permohonan dari pemohon. Petitum yang dibacakan pemohon minta pembatalan Berita Acara (BA) KPU terkait  hasil penghitungan  manual berkas syarat dukungan yang disampaikan.

“Petitum pemohon minta pembatalan Berita Acara KPU terkait hasil penghitungan manual syarat dukungan yang dinilai mereka ada selisih jumlah antara SILON dengan BA KPU , “ ucap Hamim saat dikonfirmasi Kabar Rakyat, Jum’at (06/03/2020).

Dijelaskan oleh Hamim, Bawaslu mempunyai waktu 12 hari kalender untuk menuntaskan sengketa perselisihan yang diajukan oleh Bapaslon, Satiyem – Sunaryanto.  Sesuai kesepakan kedua belah pihak pada hari, Sabtu (07/03) agenda sidang penyampaian jawaban termohon yakni KPU Banyuwangi. Selanjutnya hari,Minggu (08/03) pembuktian dan pada hari, Senin (09/03) agendanya pembacaan kesimpulan.

“  Keputusan Bawaslu untuk penyelesaian sengketa ini akan dibacakan pada hari,Jum’at (13/03) pekan depan , “ jelasnya.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Satiyem menyampaikan, KPU harus membatalkan Berita Acara hasil penghitungan manual terhadap berkas syarat dukungan yang disampaikan oleh timnya dan kembali ke posisi awal. Dengan alasan ada prosedur penghitungan yang telah dilakukan KPU dinilai tidak sesuai dengan Undang-Undang dan PKPU.

Sidang Gugatan Pemilu Calon Perseorangan (1)
Pasangan Perseorangan Bunda Ratu Satiyem – Sunariyanto membacakan gugatannya.

“ Mestinya penghitungan itu harus mengikuti keajegan  hitung manual KPU RI yakni  open scoring board agar transparan, akuntabel dan bisa dipertanggungjawabkan , “ ucap Satiyem.

Yang kedua, tidak melibatkan pendamping untuk ikut melakukan penghitungan syarat dukungan sehingga pihaknya kehilangan syarat dukungan sebanyak 32,554 dukungan. Padahal dalam PKPU No.16 tahun 2019 ada klausul yang berbunyi “ Bakal pasangan calon perseorangan dapat menunjuk petugas untuk mendampingi proses pengecekan dukungan “

“ Akibat dari tidak dilibatkannya pendamping Bapaslon dalam proses penghitungan, kita ini kehilangan syarat dukungan 32 ribu lebih , “ kata Satiyem.

Ditegaskan oleh mantan Kabag Humas Pemkab Banyuwangi ini, bahwa KPU harus bisa menunjukkan Undang-Undang yang mengatur larangan pendamping ikut melakukan proses penghitungan syarat dukungan Bapaslon jalur perseorangan. Jika tidak bisa menunjukan maka putusan yang dibuat KPU salah dan harus batal demi hukum.

Dan terkait terpasangnya CCTV dan adanya petugas Bawaslu di ruangan KPU sebagai kontrol pengawasan jalannya proses penghitungan syarat dukungan. Kubu Bunda Satiyem justru menyatakan bahwa tidak ada satupun alibi yang disampaikan KPU yang bisa memperkuat bantahan adanya kecurangan.

Reporter  : Hariyadi

Editor : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *