Senin, Januari 18, 2021
Beranda JATIM KAB KEDIRI Calon Tunggal Bupati Kabupaten Kediri Dhito Coblos di TPS 15 Tepus

Calon Tunggal Bupati Kabupaten Kediri Dhito Coblos di TPS 15 Tepus

REPORTERMuajijin/Jin

KABAR RAKYAT – Calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pencoblosan di TPS 15 Perumahan Budaya Cipta Dusun Tepus Desa Sukorejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Rabu (9/12/2020).

Usai mencoblos, Mas Dhito (panggilan akrab Hanindhito) mengatakan bahwa menjelang hari pencoblosan dirinya banyak berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT, setelah segala daya dan upaya serta ikhtiar untuk meyakinkan masyarakat Kabupaten Kediri sudah dilakukan selama hampir 8 bulan.

“Perasaan ‘deg-degan’ pasti ada, wong namanya juga manusia biasa. Tapi semuanya saya pasrahkan kepada Allah SWT,” kata Mas Dhito.

Menurut Mas Dhito, selain menyerahkan semuanya kepada Allah SWT, dirinya juga sungkem kepada orang tua. “Saya juga sungkem kepada orang tua minta doa dan restu,” imbuh Mas Dhito.

Ditambahkan oleh Mas Dhito, kedatangan orang tuanya (Mensekkab Pramono Anung) ke Kediri, tentu akan menambah semangat dirinya.

“Sebenarnya kehadiran bapak secara fisik maupun nonfisik selalu menjadi penyemangat saya. Saya tidak memungkiri, bahwa kompas saya dalam perjalanan dalam pilkada ini adalah bapak saya,” ujar Mas Dhito.

Dhito berharap, pelaksanaan pencoblosan hari ini, berjalan dengan baik dan aman. “Kami terus memonitor keadaan, melalui tim kami yang tersebar di 26 kecamatan, 343 desa, dan 1 kelurahan di Kabupaten Kediri. Saya yakin KPU Kabupaten Kediri bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” ucap Mas Dhito.

Ketika ditanya soal kalah dan menang dalam Pilkada 2020 ini, Mas Dhito mengatakan bahwa setiap calon yang maju dalam kontestasi pilkada, harus siap kalah dan menang.

“Kami tentu harus siap kalah dan menang. Makanya saat ini saya banyak berzikir dan berdoa, berpasrah diri kepada Allah SWT,” pungkas Mas Dhito.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca