Senin, November 30, 2020
Beranda PERISTIWA Cek Cok dengan Istri, Suami Lampiaskan Amarah Aniaya Anak Sendiri

Cek Cok dengan Istri, Suami Lampiaskan Amarah Aniaya Anak Sendiri

KABAR RAKYAT – Polres Waykanan mengamankan pria inisial KW (20) yang diduga melakukan kekerasan pada anak kandung sendiri hingga mengakibatkan meninggal dunia. Kejadian itu, menghebohkan warga Talang Neki, Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Waykanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim AKP Devi Sujana menuturkan Peristiwa ini terjadi pada Minggu (09/08) sekira pukul 22.00 WIB.

Awal ibu korban sedang membersihkan ikan kemudian tersangka KW yang sedang mencium anak kandungnya yang masih bayi, dikarenakan KW sedang merokok jadi ibu korban menegurnya.

Satu jam kemudian anak tersebut menangis karena dicekik oleh KW sebanyak 2 kali saat berada di kasur. Melihat kejadian itu, sang ibu langsung mengambil anaknya dan menggendongnya sambil memberikan ASI.

Namun setelah itu KW, mengajak istrinya untuk berhubungan badan. Namun ditolak dengan alasan usia anak baru 41 hari. Sehingga terjadi cek-cok antara KW dan istrinya dengan disertai kekerasan fisik terhadap anak kandungnya dalam posisi di gendongan istri.

Tak hanya itu, KW juga memukul istri dan anaknya dari belakang, hingga bagian kepala anaknya kemudian ibu korban berusaha berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. namun kaki anaknya ditarik oleh TSK, bukannya sadar dan berhenti KW terus memukul berulang-ulang dan meningal dunia.

Selanjutnya ibu korban keluar rumah lewat pintu belakang melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Waykanan. Saat ini jenazah korban sudah di bawa ke rumah sakit umum daerah ZA Blambangan Umpu untuk dilakukan visum.

Tidak berapa lama, anggota Tekab 308 Polres Waykanan bersama Unit Reskrim Polsek Gunung Labuhan, mendapatkan informasi dari masyarakat telah berhasil mengamankan tersangka di rumah orangtua kandung TSK di Kecamatan Gunung labuhan Kabupaten Way kanan

Tersangka dapat dijerat dengan pasal 76C Jo Pasal 80 ayat 3,4 UU No.17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancamana maksimal 15 tahun.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca