Cintanya ‘Ambyar’ Pria Gambiran Ini Tega Pukuli Wajah Cantik Pacar

  • Whatsapp

Tersangka Penganiayaan

KABAR RAKYAT – Baru saja bertunangan, hubungan sepasang kekasih di Banyuwangi ini ‘Ambyar’ sering cek cok. Ujungnya, kembali kekerasan fisik pada wanita terjadi. Perkaran ini, sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Genteng.

Korbannya, Kekasih wanita, inisial IM (20) warga Dusun Maron Kecamatan Genteng. Ia menderita luka-luka ditubuhnya. Yang mengejutkan, penganiaya IM adalah kekasihnya sendiri, pria inisial DA (21) warga Dusun Stembel Desa/Kecamatan Gambiran.

Bacaan Lainnya

Perkaranya, ditangani Unit Reskrim Polsek Genteng. IM mengaku trauma lantaran kekerasan dialaminya. Sedang, DA berhasil ditangakap dijebloskan dalam sek Mapolsek setempat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin melalui Kapolsek Genteng AKP Sudarmaji S.H mengatakan kejadian pada Minggu 17 Januari pukul 19.00 WIB. Tempat kejadian perkara (TKP) penganiayan Standion RTH Maron dekat rumah korban.

Kronologi kejadian, awal korban didatangi pelaku. Saat itu pelapor atau korban ditugasi untuk jualan baju oleh bos Toko Busana Genteng di RTH Maron.

Tiba-tiba terlapor atau pelaku datang, sambil meminta handpone, ATM dan cincin tunangannya. Karena sebelumnya ada permasalahan antara pelapor dan terlapor. “Pelaku ingin putus tunangan, akan tetapi korban minta sampai ibunya pulang kerja di Srono,” jelas AKP Sudarmaji.

Ingin keributan mereka tidak diketahui orang banyak. Mereka bedua pindah ke pintu depan mobil toko, kemudian terlapor tetap meminta barang yang ada pada pelapor, hingga diberikanlah cincin dan ATM kepada terlapor.

“Terlapor emosi memukul wajah dibagian pipi kanan dan kiri, kemudian kening didorong. Pukul tangan mengepal melukai bibir korban hingga berdarah. Pelaku ngeloyor pergi,” pungasnya.

Atas kasus ini, DA ditetapkan tersangka dugaan penganiayaan. Tersangka dijerat pasal 351ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *