Cuaca Ekstrim Pengaruh Panen Kopi Menurun

  • Whatsapp
petani-kopi
Petani Kopi Rakyat di Bondowoso

KabarRakyat.ID – Cuaca ekstrim akan berpengaruh terhadap hasil panen kopi. Seperti yang dialami petani kopi di Desa Tanah Wulan, Kecamatan Maesan, Bondowoso.

“Biasanya satu hektar bisa menghasilkan 3 ton. Per hektar kalau Arabica bisa ditanami sekitar 250 batang pohon. Tetapi tahun ini hasil panen menurun. Rata-rata cuma 1 ton per hektar,” tutur Muhammad Arif Ansori Hadi, Sekretaris Kelompok Tani (Poktan) Sinar Tani, Desa Tanah Wulan Kecamatan Maesan, Rabu (14/8/2019).

Read More

Indikasi penurunan panen, menurut Arif, terlihat dari kondisi buah kopi sejak minggu sebelum panen.

“Kondisi batang kering dan lalu buahnya pecah, sehingga tidak menjadi biji kopi,” papar Arif.

Meski demikian, para petani masih tertolong oleh harga kopi cukup baik.

“Harga jual kopi glondong Arabica, dalam kondisi biji merah bisa mencapai 11 ribu per kilo. Kalau tahun lalu hanya dikisaran Rp 9 ribu per kilo,” jelas Arif.

Untuk dapat harga terbaik, para petani diarahkan jual dalam bentuk biji merah.

“Sebab, kalau biji hijau sudah dijual -meski lebih cepat, tapi harganya jauh di bawah. Jadi teman-teman saya ajak untuk bersabar, tidak terjebak tengkulak,” papar Arif.

Faktor cuaca memang sulit untuk diantisipasi. Meski demikian, para petani kopi di Maesan sudah coba untuk tingkatkan kemampuan berkebun kopi. Antara lain telah mendapatkan pembekalan dari Puslit Koka (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao) dalam hal pencegahan hama dan pemilihan bibit.

“Kalau dulu biasanya kita menghadapi hama penggerek batang, tapi sekarang sudah tidak ada kendala karena ada penanganan yang efektif,” papar Arif.

Pemberantasan hama, oleh petani kopi kini menggunakan cara alami. Selain menekan biaya, hal itu juga bisa meningkatkan nilai jual kopi.

“Kita manfaatkan laba-laba karena hewan ini sebagai pembunuh alami dari hama tersebut. Jadi sekarang kita kalau ada laba-laba di pohon, tidak lagi kita bunuh,” ujar Arif.

Reporter : Ifa

Editor : Setiawan



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *