Sunday, November 1, 2020
Home JATIM BONDOWOSO Curhat Pasien Miskin di Bondowoso Tak Tercover KIS

Curhat Pasien Miskin di Bondowoso Tak Tercover KIS

REPORTERIfa Bahsa
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Warga miskin kondisi sakit bernama Heriyanto (38) warga Desa Kembang, RT 24 RW 08, Kecamatan Bondowoso merasakan bingung dengan pembiayaan perawatannya di RSUD Koesnadi.

Pengakuannya, Heriyanto tak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Padahal Ia sendiri merupakan warga tak mampu.

Baca: Cegah Diskriminasi, Pemkab Bondowoso Terapkan Program Pengarusutamaan Gender

Salah satu tokoh masyarakat setempat,  Sri Ningsih menjelaskan, bahwa saat diperiksa di Basis Data Terpadu Pemerintah Desa setempat, nama Heriyanto termasuk penerima PBI JKN. Bahkan, ibu dan bapak kandungnya juga memiliki kartu KIS.

“Mereka satu KK, tapi saya tak tahu kenapa ini saat mengurusi ke BPJS, nama Heriyanto dalam satu KK justru tak ada,”jelasnya pada awak media Rabu (12/8/2020).

Baca: Emil Dardak: Pemuda Harus Bisa Memanfaatkan Keterbatasan

Ia mengaku bahwa kini diberi waktu 3×24 jam untuk mengurusi surat KIS oleh pihak rumah sakit. Selama proses pengurusan ini, pasien yang menderita Hernia itu masih didaftarkan dalam pembiayaan BPJS KIS.

Namun memang manakala dalam waktu tiga hari tak bisa, maka secara otomatis biayanya akan beralih ke pasien umum.

Baca: Jatim Bermasker Satlantas Probolinggo Kota Bagikan Ribuan Masker Untuk Penumpang Bus

“Sekarang ini masih dimasukkan ke pasien dengan pembiayaan KIS. Cuma bingung nanti kalau seandainya 3×24 jam belum bisa, bagaimana pembiayaan untuk perawatannya,” jelas Sri.

Ia sendiri masih akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, terkait permasalahan ini. “Ya mudah-mudahan ini bisa ada jalan keluar. Karena saya sendiri sebagai RT ini bingung jika ada permasalahan begini harus kemana,” pungasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca