Sunday, October 25, 2020
Home JATIM KAB BLITAR Curi Motor Petani, Dua Residivis Blitar Mengaku tak Kapok Dipenjara

Curi Motor Petani, Dua Residivis Blitar Mengaku tak Kapok Dipenjara

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Para petani di Blitar kini agaknya bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir banyak terjadi aksi pencurian motor milik petani yang waktu itu tengah di parkir di sawah.

Keresahan para petani itu kini telah terjawab. Mengapa, Karena polisi berhasil meringkus dua anggota dari kawanan spesialis pencurian motor roda dua yang aksinya kerap menyasar motor milik petani.

Dua pelaku pencurian motor itu antara lain, Supriyanto Alias Pekok (41) Warga Kecamatan Doko Dan Nanang Dwi (36) Warga Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.

Dari kedua pelaku, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Berupa, lima unit motor, dua unit handphone, satu kunci T dan sebuah tang.

Dari keterangan seorang pelaku, Nanang Dwi (ND) meski polisi telah menangkapnya kembali namun tersangka mengaku tidak kapok dipenjara. Kendati sebelumnya tersangka telah empat kali merasakan dinginnya hawa penjara dengan kasus serupa.

“Saya terpaksa kumat mencuri lagi pak, Soalnya gegara corona ini hasil bekerja menjadi sopir angkutan umum jenis colt jurusan Blitar-Wlingi kondisinya lagi sepi penumpang. Sedangkan kebutuhan hidup nafkah keluarga dengan tiga anak harus tercukupi setiap harinya,”Kata Nanang di hadapan penyidik.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani membeberkan sejumlah barang bukti dalam giat press realese terkait kasus pencurian motor dengan dua tersangka di Mapolres setempat

Sementara itu Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, modus kedua pelaku dengan cara mencari motor yang tengah terparkir di tempat-tempat sepi, seperti di persawahan atau motor yang ditinggalkan pemiliknya di pinggir jalan.

“Modus keduanya adalah dengan mencari sasaran ke tempat-tempat sepi. satu pelaku bertugas mengawasi kondisi sekitar, sementara satu lagi sebagai eksekutor,” jelas AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya kepada awak wartawan.

Fanani menambahkan, kedua pelaku merupakan residivis. bahkan satu tersangka atas nama nanang dwi tercatat sudah empat kali keluar masuk penjara. di antaranya adalah kasus perampokan.

Kini akibat perbuatannya kedua pelaku di amankan di mapolres Blitar guna proses hukum lebih lanjut. polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca