Defisit Rp. 43 Miliar, DPRD Kabupaten Probolinggo Setujui RAPBD 2019

133 views
banner 468x60)

Foto: DPRD Kab. Probolinggo saat menyampaikan pandangan Fraksi RAPBD 2019, Kamis (29/11/2018)

KABARRAKYAT.ID – Tahap akhir Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2019 disepakati. Meski terhitung mengalami defisit, fraksi-fraksi menyetujui RAPBD 2019.

Pendapat Akhir (PA) Fraksi Terhadap RAPBD Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2019 dan Penandatanganan Nota Persetujuan Bersama Tentang RAPBD Tahun Anggaran 2019, berjalan lancar, Kamis (29/11/2018).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Wahid Nurrahman tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, perwakilan Forkopimda, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Dalam Pandangan akhir fraksi, secara keseluruhan fraksi-fraksi di DPRD dapat menerima dan menyetujui RAPBD Tahun Anggaran 2019 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Probolinggo.

Pandang akhir fraksi yang dibacakan Hafiluddin Faqih menjelaskan, pendapatan daerah sebesar Rp 2.376.660.387.000. Sedangkan belanja daerah sebesar Rp 2.420.414.235.000 dengan rincian belanja tidak langsung sebesar Rp 1.403.061.835.352 dan belanja langsung sebesar Rp 1.017.352.399.648. Dengan pertimbangan itu anggaran mengalami defisit Rp 43.753.848.000 yang akan ditutup oleh pembiayaan daerah.

Dalam penjelasan pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan daerah dan pengeluaran daerah. Untuk penerimaan daerah sebesar Rp 50.797.848.000 dan pengeluaran daerah sebesar Rp 7.044.000.000. Sedangkan pembiayaan netto sebesar Rp 43.753.848.000.

Baik DPRD maupun eksekutif Kabupaten Probolinggo sepakat mendatangani Nota Persetujuan Raperda APBD tahun 2019.
Sekda Soeparwiyono juga mengingatkan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah sebagai pengelola penerimaan daerah agar dapat mengupayakan intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber-sumber pendapatan sehingga dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Sebagai pelaksanaan dari perubahan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2019.

“Khususnya pengeluaran anggaran belanja, kiranya selalu berpedoman kepada prinsip efektif, efisien dan ekonomis serta ketentuan dan peraturan yang berlaku”, Kata Sekda Soeparwiyono.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

banner 468x60)

#Pandangan akhir fraksi setujui RAPBD 2019 #DPRD Kabupaten Probolinggo #Pemkab Probolinggo #RABPD Kabupaten Probolinggo 2019

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply