Demi Pencegahan Corona Ponpes Nurul Jadid Paiton Batalkan Haul Dan Harlah Ke 71, Bupati Probolinggo Beri Apresiasi

  • Whatsapp

Bupati Probolinggo  Hj.Tantriana Sari, aspresiasi Pengasuh Ponpes Nurul Jadid cegah penyebaran Virus Corona atau Covid -19. 

KabarRakyat.ID – Pengasuh Pondok Pesantren Jadid Paiton,Probolinggo, Jawa Timur, merespon upaya pemerintah dalam pencegahan dini penyebaran Virus Corona atau Covid -19 dengan membantalkan agenda besar Haul ke -71. Pembatalan Haul dan Harlah ke -71 tanggal 22 maret 2020, menjadi sikap resmi Pengasuh Ponpes Nurul Jadid sebagai upaya menyelamatkan santri dan umat terhadap ancaman penyebaran virus Corona.

Pengasuh Ponpes Nurul Jadid KH.Muh.Zuhri Zaini bersama Kepala KH.ABD.Hamid Wahid menyatakan membatalkan kegiatan Haul dan Harlah ke 71 Ponpes secar resmi kegiatan yang dimaksud. Pihak pengasuh mengumumkan secara resmi setelah mempertimbangkan surat edaran Dirjen Pencegahan dan pengendalian penyakit, surat edaran Dirjen pendidikan Islam melalui surat pemberitahuan nomor : NJ-B/0208/A.III/04.2020 menunda Haul dan Harlah sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sikap resmi disampaikan oleh pengasuh ponpes KH.Muh.Zuhri Zaini yang memastikan bahwa sikap ini juga diberlakukan kepada seluruh walisantei untuk tindak berkunjung ke Ponpes Nurul Jadid sejak, Senin tanggal 16/3/2020.

“Pengumuman penundaan Haul dan Harlah ke 71 untuk mencegah penyebaran virus sebagaimana surat edaran Dirjen pencegahan dan pengendakian penyakit juga edaran Dirjen pendidikan Islam termasuk edaran pengurus pusat Rabithah Ma’ah Islamiyah”, tegas KH.Muh Zuhri Zaini.

 

Menurut KH.Zuhri, pembatasan kunjungan untuk menemui santri sebagai bentuk pencegahan, menimalisir interaksii santri dengan pihak-pihak luar termasuk keluarga mulai tanggal 16 hingga 30 Maret 2020. Ponpes juga memberikan layanan call center untuk menjembatani pihak santri dan keluarga melalui nimor 0888- 307-8899. Walisantri baru diijinkan berkunjung menemui putra dan putrinya tanggal 30 maret 2020.

Upaya pencegahan oleh Pengasuh Ponpes Nurul Jadid mendapat apresiasi Bupati Probolinggo Tantriana Sari, yang disampaikan melalui Kadis Kominfo Pemkab Probolinggo Yulius Cristian, Senin (16/3/2020).

” Secara khusus Bupati Probolinggo mengapresiasi langkah Ponpes Nurul Jadid yang menunda kegiatan yang melibatkan ribuan santri dalam Haul dan Harlah ke 71 tanggal 22 Maret mendatang. Sikap pengasuh Ponpes Nurul Jadid menjadi tauladan dan menginspirasi sikap yang sama kepada Pengasuh Ponpes yang lain.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo berterimakasih kepada Ponpes Nurul Jadid yang terlibat langsung dalam upaya bersama melakukan tindakan pencegahan dan mitasi penanganan penyebaran Corona. Seruan bersama juga berlaku secara luas agar masyarakat bisa paham terkait langkah pemerintah ini”, kata Bupati Probolinggo yang disampaikan melalui Kadis Kominfo Yulius Cristian, Senin (16/3/2020).

Sejauh ini Probolinggo masih dinyatakan aman dari virus Corona atau Covid -19. Namun begitu masyarakat tetap diminta waspada dan berprilaku hidup sehat. Bupati Probolinggo juga menyampaikan masyarakat tidak perlu panik. Tetap menjalankan aktifitas namun dibatasi untuk terlalu banyak berinteraksi langsung dengan orang banyak.

” Bupati juga meminta dukungan seluruh komponen masyarakat Probolinggo khususnya para Ulama, ormas keagamaan, Tokoh masyarakat, Organisasi Mahasiswa, awak Jurnalis secara bersama-sama mengambil tindakan pencegahan terhadap virus Covid -19. Minta masyarakat menjaga kesehatan dan bila ada masalah segera hubungi puskemas atau rumah sakit yang buka 24 jam pelayanan”, pinta Bupati melalui kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Cristian.

 

Reporter  : Richard
Editor       : Choiri

 

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *