Sunday, September 27, 2020
Home JATIM BONDOWOSO Denda Pelanggaran Prokes di Bondowoso Disesuaikan Ekonomi Warga Masyarakat

Denda Pelanggaran Prokes di Bondowoso Disesuaikan Ekonomi Warga Masyarakat

REPORTERIfa Bahsa
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Denda rupiah melanggar protokol kesehatan (Prokes) seperti tak pakai masker tidak sama dengan aturan diatasnya, Pergup No. 53 Tahun 2020.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat, menegaskan denda sebanyak itu memberatkan warga masyarakat. “Denda akan disesuaikan tidak Rp 250 ribu. Disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat kita,” terang Irwan di Wisma Bupati, Selasa (14/9/2020).

Politisi PDIP itu memperkirakan jumlah denda yang bakal diberlakukan di kota tape tidak lebih dari Rp. 50 ribu. Bahkan dalam penerapan denda yang ditimpakan secara bertahap. Terendah Rp. 10  ribu hingga Rp. 50 ribu.

Baca: Inovasi Polresta Banyuwangi Membantu Penanganan COVID-19 Diapresiasi Pemkab

“Mungkin akan kita sesuaikan dari Rp 10ribu, Rp 20ribu, paling mahal Rp 50ribu,” tuturnya

Wabup Irwan memastikan kebijakan Pemda Bondowoso tidak menabrak Pergub No. 53 Tahun 2020. Sebab, Pemerintah Daerah masih dibolehkan untuk menyesuaikan dengan Perda yang ada. Payung hukumnya, diatur dalam Perda Tentang Ketertiban Umum.

“Ada Perda ketertiban umum yang dendanya tidak sebesar pergub Jatim,” paparnya.

Baca: Di Banyuwangi Tidak Pakai Masker Ancaman Sanksi Denda atau 3 Hari Penjara

Penerapan denda direncanakan bakal mulai pasca sepuluh hari dimulainya operasi yustisi. Mulai berlaku Kamis 24 September 2020. Pelanggar protokol kesehatan dikenai sanksi menyapu jalan, membacakan teks pancasila hingga dihukum push up.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER