Tuesday, October 27, 2020
Home PERISTIWA Depresi Perpecahan Rumah Tangga Pria Simbar Gantung Diri

Depresi Perpecahan Rumah Tangga Pria Simbar Gantung Diri

REPORTERJaenudin
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Sepersekian detik nyawa DN (27) Dusun Simbar Desa Tampo Kecamatan Cluring, Banyuwangi nyaris melayang karena kenekatan bunuh diri.

Beruntung aksi bunuh diri cara gantung diri diketahui ibu kandungnya yang teriak minta tolong. Hinggga warga berdatangan.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Arman Asmara Syarifudin melalui Kapolsek Cluring AKP Bejo Madreas kejadian percobaan bunuh diri pada 21 Agustus 2020, jam 10.30 Wib.

Baca: Residivis Jambret Antar Provinsi Diringkus Polsek Pahandut

“Ibu kandungnya telah mendapati anaknya sudah dalam keadaan posisi gantung diri pada kayu plafon yang terletak di samping almari milik korban,” kata AKP Bedjo Madreas.

Ibu korban teriak minta tolong, akhirnya warga tak lain saksi kejadian datang membantu korban DN yang menggantung diri.

Selanjutnya korban dilarikan ke Puskesmas Tampo guna mendapatkan pertolongan mengingat korban terlihat masih hidup.

Baca: Bupati Probolinggo Gelar Swab Massal Pastikan Pejabat Bebas Covid -19

Setelah mendapatkan tindakan medis di Puskesmas Tampo, karena kondisi korban mengkhawatirkan maka selanjutnya korban kembali di rujuk ke Puskesmas Purwoharjo.

Maka korban selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Al – Huda Gambiran guna mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Informasi dhimpun, kenekatan DN untuk bunuh diri dipicu hubungan rumah tangganya mengelami keretakan dan pihak istri korban meminta perpisahan atau perceraian.

Baca: 1 Suro, Nelayan Pantai Lampon Lakukan Tradisi Petik Laut

“Korban mengalami tekanan batin. Depresi dan batin tidak dalam kondiai stabil,” pungkasnya.

Kini korban dalam rawat intensif di RS. Al-Huda Gambiran.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca