Deputi KemenpanRB; 9 Desember Pengumuman WBK

  • Whatsapp

KABARRAKYAT.ID – Penentuan Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu Wilayah Bebas Korupsi (WBK) akan diumumkan 9 Desember 2018 bertepatan dengan Hari Anti Korupsi.

“Senin pekan depan (24/9/2018) akan dilakukan evaluasi mengenai tahapan penilaian sebagai wilayah WBK. Sementara hasilnya akan diumumkan 9 Desember 2018,” kata Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Muhammad Yusuf Ateh saat berkunjung ke Polres Banyuwangi, Jum’at (22/9/2018) kemarin.

Ateh menjelaskan, saat ini Tim monitoring independen telah melakukan penilaian. Hanya saja hasilnya belum dilaporkan kepadanya. Tim survei melakukan penilaian secara tersembunyi meskipun personilnya diketahui.

Di Banyuwangi, pihaknya mendampingi para rektor dan beberapa dekan dari perguruan tinggi untuk melihat dari dekat reformasi birokrasi yang telah dilakukan Kemenpan RB di polres maupun layanan publik lainnya. Titik yang dikunjungi itu merupakan beberapa juara reformasi layanan publik.

Muhammad Anis, merupakan salah satu akademisi yang diajak Ateh mengunjungi Banyuwangi. Rektor Universitas Indonesia (UI) ini melakukan kunjungan bersama para dekan dari berbagai perguruan tinggi lain guna melihat secara langsung capaian reformasi birokrasi yang telah diraih. Selain di Mapolres Banyuwangi rombongan juga meninjau Mall Layanan Publik.

“Kita melihatnya dari pengembangan sistem dan budaya bersih, termasuk anti korupsi. Kita juga punya satu prinsip agar sistem yang dibangun berkelanjutan,” tukasnya.

Universitas siap membangun kerjasama dengan pihak manapun. Tehnisnya saling berbagi ilmu sehingga saling menuai manfaat dari dua belah pihak. Komunikasi menjadi kunci penting dalam meningkatkan kemampuan untuk kepentingan nasional.

Selepas kepergian rombongan dari Kemenpan RB, Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman SIK tak kuasa memperlihatkan rona kebahagiaannya. Pesan khusus pun dilontarkan kepada Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Prianggo  Parlindungan Malau, SIK.

“Ingat, kita sudah berhasil dan tinggal mempertahankan saja sampai pengumuman WBK,” kata Kapolres sambil senyum sumringah.

Apalagi, lanjut Kapolres, para rektor dan dekan yang dibawa Kemenpan RB dalam rangka meyakinkan telah terjadi perubahan di bidang layanan publik khususnya jajaran kepolisian. Dan Polres Banyuwangi menjadi salah satu contoh yang mampu mencapai reformasi itu.

“Intinya Kemenpan RB ingin memamerkan keberhasilan Polres Banyuwangi dalam mereformasi layanan publik. Maka para rektor dan dekan diundang ke sini,” pungkasnya.

Reporter : Fattahur

Editor : Richad

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *