Dewan Pers Agus Sudibyo, Kebebasan Pers Berdampingan Kepentingan Publik dan Kedaulatan Nasional

  • Whatsapp
Mengenal dewan pers_pendopo bwi (1)
Seminar Nasional Mengenal Dewan Pers

KabarRakyat – Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo, dalam Seminar Nasional bertema Mengenal Dewan Pers, membeberkan jika kebebasan pers menyisakan problem tersendiri di Indonesia. Masih ada teman-teman media yang membuat berita dan berdampak negatif pada image negara di mata dunia.

“Kita menganut pers yang bebas tapi sesungguhnya kebebasan itu berdampingan dengan kepentingan publik dan kedaulatan nasional. Ini perlu dipikirkan juga,” kata Agus.

Read More

banner 645x400

Agus kemudian mencontohkan bagaimana Thailand dan Jepang berupaya memperbaiki citra pariwisatanya pasca bencana. Yang mereka posting bukanlah gambar korban yang bergelimpangan, tapi bagaimana upaya bahu-membahu warga untuk bangkit kembali.

“Jika ada bencana, pers di sana menjadikan headline hanya dua hari. Hari berikutnya, hanya berita kecil. Mereka punya kesepakatan, pemberitaan yang terus menerus justru akan berdampak pada sektor parisawata,” beber Agus.

Baca jugaMedia Berperan Penting Membangun Image Positif Daerah

“Dan saya kira ini relevan untuk Banyuwangi yang sekarang pariwisatanya sedang menggeliat. Media perlu menjaga berita yang diproduksi,”  urai Agus.

Dalam seminar tersebut, Agus juga menekankan pentingnya perusahaan media dan insan jurnalis profesional untuk meningkatkan kepercayaan publik. Salah satu ciri media profesional, kata Agus, ialah sudah terdaftar dan terverifikasi Dewan Pers.

“Semua perusahaan itu kan ada standarnya, baik izinnya, kantornya, gaji karyawannya dan lain sebagainya. Nah Itu juga berlaku kepada perusahaan media,” ungkapnya.

“Verifikasi media ini, sekaligus untuk membedakan mana perusahaan media yang benar-benar profesional, mana media abal-abal,” tambahnya.

Selain itu, Agus juga menekankan pentingnya seorang insan jurnalis yang profesional. Salah satu tolok ukurnya ialah telah mengikuti sertifikasi wartawan yang diselenggarakan Dewan Pers.

Sementara itu Ketua PWI Banyuwangi Syaifuddin Mahmud mengatakan jika kegiatan tersebut diikuti 150 orang yang terdiri atas insan pers, kepala sekolah, kepala desa hingga organisasi perangkat daerah. Juga ada pengusaha, mahasiswa, serta sejumlah ormas.

Reporter   : Hariyadi /Hms

Editor : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *