Di Banyuwangi Ada Restoran Berbintang Gratis Untuk Fakir Miskin

  • Whatsapp
Di Banyuwangi Ada Restoran Berbintang Gratis Untuk Fakir Miskin
Di Banyuwangi Ada Restoran Berbintang Gratis Untuk Fakir Miskin
BANYUWANGI – Restoran berbintang selama ini identik dengan kalangan berduit. Tapi di Banyuwangi ada sebuah restoran berbintang yang khusus melayani kalangan fakir dan miskin. Tidak hanya itu restoran ini juga menggratiskan seluruh menu yang disajikan kepada fakir miskin.
Restoran ini bernama “Fakir dan Miskin Gratis”. Lokasinya berada di Lingkungan Secang, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro. Restoran ini milik seorang warga keturunan Irak berkewarganegaraan Australia bernama H. Isam. Dia memang membuka restoran dengan menu selevel restoran berbintang khusus untuk para fakir miskin. Tahun ini, restoran ini sudah genap beroperasi selama 2 tahun.
Tempat ini hanya buka seminggu sekali, tepatnya hari Jumat. Waktunya dimulai usai sholat Jumat hingga seluruh menu yang disiapkan habis. Ada sekitar 120 fakir miskin yang sudah biasa datang dan makan ditempat itu. Mereka berasal dari Kelurahan Kalipuro dan Desa sekitarnya. “Yang datang benar-benar fakir miskin,” ujar H. Isam ditemui Rabu (15/11).
Untuk mengetahui yang datang benar-benar fakir miskin, H. Isam punya jurus jitu. Dengan dibantu orang kepercayaannya, H. Husen, dia melakukan survei langsung ke rumah fakir miskin tersebut. Setelah disurvei H. Isam akan memberikan kartu khusus kepada yang bersangkutan.

H. Isam dan H. Husen menunjukkan contoh kartu yang diberikan pada setiap fakir miskin (foto : Hujaini)

Dengan memegang kartu itu, yang bersangkutan bebas menikmati menu di restoran “Fakir dan Miskin Gratis”. Mereka bebas makan semua menu sepuasnya. “Kami sajikan dengan sistem prasmanan, semua menu dan buah yang kami sajikan sekelas restoran berbintang semua,” ujar H. Isam, yang kebetulan sedang berada ditempat itu.
Selain jamuan makan gratis, H. Isam juga memberikan sembako pada fakir miskin. Pembagian sembako dilakukan setap tanggal 1 dan 15. Khusus untuk minggu pertama setiap bulannya, H. Isam dan H. Husen juga menyantuni anak yatim dalam bentuk uang tunai. Ada puluhan anak yatim yang disantuni. “Uangnya bisa digunakan untuk membeli buku atau kebutuhan sekolah,” harapnya.
Jika H. Isam sedang pulang ke Australia, maka segala urusan seluruhnya ditangani H. Husen. Sehingga meskipun H. Isam tidak berada di Indonesia, makan gratis di restoran ini, pembagian sembako dan santunan anak yatim tetap berjalan sebagaimana biasanya.
Reporter : Hujaini

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *