Dialog Investasi Pulau Tabuhan di Pendopo Diwarnai Gaduh Antar LSM

  • Whatsapp
Ribut-ribu di pendopo (2)
Dialog Pulau tabuhan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

KabarRakyat – Disaat nasional gaduh tentang virus corona. Di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur justru ribut soal investasi Pulau Tabuhan yang akan di kelola perusahaan Singapura.

Yang menarik, pertemuan dialog dan diskusi di Pendopo Bupati Banyuwangi, Sabha Swagata Blambangan, Selasa (3/3) malam itu timbul kericuhan. Satu pihak merasa tersinggung dengan pernyataan lawan bicaranya. Hingga memutuskan keluar acara dialog.

Read More

banner 645x400

Bahkan warga yang sedang menikmati malam, di RTH Taman Sritanjung, menjadi kaget dengar ribut-ribut dan teriakan dari dalam Pendopo. Kegaduhan itu, langsung dihadapan mata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Hadir dalam acara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sekda Mujiono, asisten, camat, SKPD dan para stakeholder.

Awal dialog tentang penyewaan Pulau Tabuhan ke investor asing perusahaan EBD Paragon asal Singapura, berlangsung lancar-lancar saja.

Saat sesi tanya jawab, pegiat masyarakat  tolak investasi pulau Tabuhan tersinggung dengan kata-kata pihak kontra tidak paham soal sewa Pulau Tabuhan. Tak ayal, diskusi yang seharusnya dingin itu panas. Kubu kontra memilih walk out keluar dari arena dialog.

Dialog tetap terus berlangsung. Meski tidak menghasilkan kesepakatan apapun. Karena agenda pertemua itu hanya dialog.

Pendapat Suryanto, warga Pengantigan, Banyuwangi, yang melihat keributan di Pendopo mengatakan pada musim politik jelang pergantian Bupati, keributan suhu kepentingan sangat tinggi. Yang pro dan tolak invetasi Pulau Tabuhan, menurut Suryanto, punya tujuan dan kepentingan kelompok dan golongan.

Hanya saja, keributan mereka belum bisa mewakili masyarakat Banyuwangi secara menyeluruh. Mereka hanya pegiat masyarakat. Sebaiknya, diskusi dilakukan lebih dewasa. Karena keributannya, ada di dalam Pendopo Bupati. Sebagai salah satu masyarakat, keributan itu disayangkan.

Bahkan video kegaduhan di Pendopo itu, mulai di unggah di media sosial. FB maupun Twitter.

Reporter: */Tim KR

Editor: Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *