Dihadapan Polisi, Perampok ini Mohon Maaf Telah Todongkan Softgun ke Nenek

  • Whatsapp
Polres Sampang_tangkap perampok (2)
Seorang perampok, tiba-tiba minta maaf pada nenek yang jadi korban aksinya, saat hadir dalam jumpa pers di Polres Sampang.

KabarRakyat – Seorang perampok memohon maaf pada seorang nenek, karena telah menodongkan pistol softgun kearah nenek yang menjadi korbannya. Peristiwa ini terjadi saat jumpa pers yang digelar Polres Sampang, Senin (9/3).

Memang, Polres Sampang tidak butuh waktu lama untuk menangkap Afif (24) Pelaku perampokan Toko perlengkapan Bayi di Jl. Wijaya Kusuma, Kelurahan Gunung Sekar, Kec/Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Read More

banner 645x400

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibawo Saputro S.,S.I.K.,MH., bahwa pelaku ditanggkap pada hari Jumat pada tanggal 6 Maret 2020 sekira Jam 20:00 WIB dirumahnya di Jl. Jembatan Baru No.35C, Kelurahan Gladak Anyar Kec/Kabupaten Pamekasan, Madura.

“Jadi Pelaku melakukan tindak pidananya hari rabu tanggal 4 maret 2020 diperkiraan jam 10 Pagi dan pelaku di amankan dirumahnya pada tanggal 6 yang dipimpin langsung oleh KasatReskrim  Polres Sampang jadi berarti dalam kurang lebih 48 jam pelaku sudah diamankan,” katanya (9/3/2020).

Lanjut Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibawo Saputro motif pelaku melakukan tindak pidananya sebagaimana keterangan dari korban Hj. Siti Zahroh (62) selaku pemilik Toko, Pelaku tersebut masuk kedalam toko dan berusaha menghilangkan konsentrasi korban dengan mengatakan ruangannya panas dan butuh air karena korban tidak kenal maka tidak memberikannya.

“Pelaku keluar sekitar 10 menit pelaku masuk lagi dengan menodongkan senjata api jenis sofgan kepada korban sambil memerintahkan korban untuk melepaskan cincin mas yang ada di jarinya tapi cincin tidak  sempat diambil dan pelaku mengambil secara paksa sejumlah uang kurang lebih Rp.3 juta terus melarikan diri dan uang tersebut digunakan untuk membayar ciicilan motor,” terangnya

Masih kata Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibawo Saputro pelaku sendiri merupakan Residivis di Tiga TKP di madura di Kabupaten Pamekasan melakukan pencurian leptop, terus melakukan perampokan dan tindak pidana Narkoba di Jakarta Timur

“Jadi menurut saya pelaku ini Kaliber karena kurang lebih tiga TKP,” imbuhnya.

Selanjutnya Kapolres sampang Didit Menambahkan untuk barang bukti polres mengamankan 1 Buah  senjata api jenis sofgan warna hitam dengan kondisi terbajar, 1 zepeda motor vespa warna merah tahun 2019, task hitam merk pollo, 1 sarung kepala waran hitam, dan prescard.

“Untuk ancaman hukumannaya pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat  1 kitab undang-undang Hukum pidana dengan ancaman 9 tahun penjara,”pungkasnya.

Reporter: Jamaluddin

Editor: Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *