Dihantam Truk Kuli Bangunan Tewas Di Depan Pabrik Sampoerna

27 views
banner 468x60)

Foto : Korban Sucipto usai ditabrak truk tebu dalam perawatan medis, Jumat (14/9/2018).

KABARRAKYAT.ID – Kejadian Nahas dialami pengendara sepeda Mulyadi (35), warga Desa Ganting Wetan, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Pekerja kuli bangunan tewas ditbrak truk di jalan raya tepat di depan pabrik HM. Sampoerna, Kraksaan, Jumat(14/9/2018).

Kejadian yang menewaskan Mulyadi, menurut keterangan saksi mata menjelaskan, berawal sepeda motor supra Fit nopol W-3362-FT, melaju dari arah barat ke timur. Korban diboceng rekanya Sucipto (64) warga Desa Selogudik, Kecamatan Pajarakan. Rupanya, korban mencoba mendahului kendaraan di depannya. Namun, nahas saat melaju kencang motor terlalu melebar ke kanan hingga perpapasan dengan truk yang melaju dari arah timur.

Baca juga: Warga Pakel Polisikan Pengelola Kebun BS

” Sepeda motor tersebut menyalib tetapi terlalu ke kanan dan berpapasan dengan truk bermuatan tebu. Korban yang terjatuh sempat terlindas roda truk sejauh kurang lebih 20 meteran”, terang Moh. Farizi(29) satpam pabrik rokok HM. Sampoerna.

Korban Mulyadi tewas di TKP sementara Sucipto yang menyetir motor supra mengalami patah tulang kaki. Dalam kejadian ini sempat membuat heboh warga disekitar kejadian dan membuat arus lalulintas sedikit macet. Baru setelah tim medis RSUD Kraksaan dan unit Satlantas mengevakuasi korban kondisi lalulintas kembali normal.

” Sopir truk nopol N 8217 UQ atas nama Choirul Anam, sudah kami amankan untuk mmeberikan keterangan terkait kejadian tabrakan yang menewaskan pengendara motor supra Fit tersebut. Satu orang pengendara motor mengalami patah tulang pada kaki dan tangan kini dalam perawatan tim medis RSUD Waluyo Jati”, jelas Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo Ipda Nyoman Harayasa, Jumat(14/972018).

 

Reporter  : Richard
Editor       : Choiri

banner 468x60)

#habitat baru #probolinggo #kecelakaan #lakalantas #tewasdijalanan

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply