Dijerat Pasal 335 KUHP, Tujuh Pengacara Peradin Bela Sekda Bondowoso

  • Whatsapp
ilustrasi hukum foto. Pixabay

KABAR RAKYAT – Tujuh pengacara mendampingi Syaifullah Sekda Bondowoso pasca kepolisian menetapkan tersangka kasus dugaan ancaman kekerasan melalui informasi elektronik dan atau dokumen elektronik terhadap pelapor ATS (Alun Taufana Sulistiadi), ASN Pemerintah Daerah setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Syaifullah hadir pertama kali di hadapan penyidik Reskrim Polres Bondowoso, didampingi oleh tujuh kuasa hukumnya.

Read More

Husnus Sidqi salah satu Kuasa Hukumnya mengatakan, ada tujuh pengacara yang mendampingi Sekda Syaifullah. Mereka berasal dari organisasi Peradin (Persatuan Advokat Indonesia).

Baca: Tim Penilai Kampung Tangguh Bondowoso Mulai Berkerja

Baca: 1 Karyawan Pupuk di Banyuwangi Terinfeksi Corona, dr. Rio: Total 26

“Tadi kita yang masuk gantian, yang ada tadi enam orang. Jadi kita dampingi Pak Sekda saat proses pemeriksaaan,” ungkapnya pada sejumlah wartawan (22/6/2020).

Sekda Bondowoso Syaifullah di Mapolres Bondowoso

Husnus menambahkan, tujuan mendampingi kliennya sebagai bentuk pembelaan atas pasal yang disangkakan terhadap kliennya. Yaitu pasal 335, dimana menurutnya pasal tersebut menurut putusan MK sudah tidak berlaku lagi.

” Yang perbuatan tidak menyenangkan. Itu kan kalau melalui rekaman itu, kita berbeda pendapat sama penyidik. Antara perekaman dan penyidikan. Kami menganggap itu juga adalah bagian dari penyadapan,”pungkasnya.***



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *