Dinas Pendidikan Bondowoso Surati Sekolah, Antisipasi Aksi Penculikan Anak

  • Whatsapp
Harimas Kepala Disdikbud Bondowoso
Drs. Harimas, M.Si, Kepala Disdikbud Bondowoso

KabarRakyat.ID – Kabar viral, kasus penculikan anak di Kabupaten Probolinggo menjadi perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso. Bahkan masyarakat yang memiliki anak usia sekolah juga merasa resah karena khawatir terjadi yang tidak diinginkan.

Untuk mengantisipasi, di Kabupaten Bondowoso, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. H Harimas M.Si mengeluarkan surat edaran tentang peningkatan kewaspadaan mengawasi anak didik di sekolah, dikirimkan kepada Kepala Kesatuan pendidikan PAUD/TK, SD, SMP Negeri dan swasta se Bondowoso.

Dalam surat edarannya, Drs. Harimas, M.Si menghimbau agar segenap orang tua waspada. Bahkan, kepada para guru dan orang tua diminta untuk meningkatkan kewaspadaan pada anak-anak disekolah maupun dirumah.

“Pastikan siapa yang mengantar dan siapa yang menjemput anak didik ke sekolah adalah orang tua, wali, atau keluarga yang dikenal oleh pihak sekolah,”kata Harimas. Senin, (17/2/2020).

“Surat edaran itu hanya kita sebar ke sekolah, tidak lebih dari itu. Kita ingin  semua aman,” katanya.

Meski demikian, Harimas mengaku akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait aksi pencurian anak untuk diambil organ tubuhnya. Sebagai langkah antisipasi, Harimas meminta apabila yang menjemput bukan dari pihak wali atau keluarga yang tidak dikenal oleh pihak sekolah, maka kepala sekolah setempat segera menghubungi pihak keluarganya. Sementara anak didiknya tetap diamankan disekolah sambil menunggu pihak keluarga yang bersangkutan.

Harimas juga menghimbau untuk membatasi peserta didik agar tidak berbelanja di luar sekolah ketika jam istirahat.

Reporter: Ifa

Editor: Rony DE

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *