Dinkes Bondowoso Basmi Penyebaran DBD Dengan Grebek Jentik

  • Whatsapp

 

KabarRakyat.ID – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bondowoso cegah penyebara demam berdarah dangue (DBD) dengan program grebeg jentik.

Read More

Kepala Diskes Muhammad Imron mengatakan, pelaksanaan program grebeg jentik dilaksanakan di empat titik di Desa Maskuning Kulon Kecamatan Pujer, Sabtu (8/2). Beberapa desa antusias ingin ikut grebeg jentik melalui program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).

Jentik nyamuk biasanya terdapat digenangan air dari bak mandi, kaleng, vas bunga dan sebagainya.

“Kalau itu bak mandi kita bunuh dengan Abate. Tapi kalau di barang-barang yang di tempat kecil langsung kita buang airnya dan ditengkurapkan. Agar ketika hujan tak menjadi tampungan air,” paparnya.

Jika ada barang-barang bekas yang tak terpakai sebaiknya ditimbun. Sementara fogging bukan pencegahan, tapi lebih pada pengendalian sebaran nyamuk dewasa.

Untuk menyosialisasikan pembasmian jentik ini, Dinkes memiliki program Gebrak Meja (Gerakan Bersama Masyarakat dan Karyawan Mengendalikan Jentik Aedes). Hal itu sudah dilakukan oleh tim kesehatan di Puskesmas dan desa.

Menurutnya tahun-tahun sebelumnya, di Bondowoso terjadi KLB (kejadian luar biasa). Apalagi Tahun 2020 ini merupakan siklus setiap lima tahun sekali. Tahun 2010 kita KLB, kejadian luar biasa. 2015 KLB, dan Tahun 2020 harus diantisipasi. Pasien DBD di Bondowoso sampai dengan Tanggal 6 Februari ini ada 26 yang ditangani. Angka itu, jauh lebih rendah dibandingkan Tahun 2019 kemarin.

Reporter : Ifa

Editor : Choiri

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *