Dirazia Satpol PP, 2 Pengamen Dibina

  • Whatsapp
Dirazia Satpol PP 2 Pengamen Dibina
Dirazia Satpol PP 2 Pengamen Dibina

BANYUWANGI – Menggangu ketertiban umum, 2 anak jalanan mengaku asal Kabupaten Jember dan Lumajang dirazia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Mereka masuk jaring razia Satpol PP karena mengamen seadanya di lampu traffic light di pertigaan Benculuk Kecamatan Cluring.

Hasil pendataan petugas, bocah asal Lumajang bernama Yusril Fahmi Hidayat (17), warga Dusun Gogosan Desa Sukorejo Kecamatan Kunir. Kawannya, bernama Muhammad Gufron (18) asal Desa Garahan Kecamatan Silo Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kasatpol PP Kabupaten Banyuwangi, Edy Supriyono, melalui Kabid Penegakan Perda, Joko Sugeng menegaskan, mereka kedapatan mengamen di tempat umum. Melanggar Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang ketertiban dan ketentraman masyarakat (Trantib).

“Mereka berdua dikirim ke Markas Satpol PP Kabupaten. Kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial untuk dibina,” kata Joko pada wartawan, Kamis (29/11).

Reaksi cepat penanganan anak jalan Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi dan Satpol PP bekerjasama dengan Forum Relawan Bencana Banyuwangi (FRBB) langsung mengarahkan yang terbaik. Mereka dipulangkan ke daerah asalnya di Jember dan Lumajang.

“Kedua anak itu kita antar ke terminal bis. Kita naikan bis plus ongkosnya dan masih diberi uang saku Rp 150 ribu serta dibelikan kaos baru,” kata Slamet, Ketua Relawan FRBB.

Reporter : Redaksi/hk

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *