Sunday, October 25, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Disaksikan PCNU Banyuwangi, Pagar Nusa dan PSHT Ikrar Rukun

Disaksikan PCNU Banyuwangi, Pagar Nusa dan PSHT Ikrar Rukun

REPORTERSholeh
- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Terik siang hari ini, Sabtu, 22 Agustus 2020 di Lapangan Kedayunan menjadi sejarah baru bagi seluruh pihak Perguruan Silat Pagarnusa dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menyatakan “Ikrar Rukun Bersama Sampai Anak Turun”.

Komitmen kerukunan rukun bersama tersebut disaksikan secara langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi H. Ali Makki Zaini bersama jajarannya.

Gus Makki – sapaan karibnya secara tegas menyampaikan, kelanggengan kebencian dan permusuhan merupakan warisan yang harus dihindari kepada anak cucu. Yang harusnya menjadi warisan anak cucu adalah kerukunan membangun bangsa dan daerah ini bersama-sama.

Baca: Padukan Sains dan Spiritual Lawan COVID-19, Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Kemenag

“Maka hari ini secara khusus saya hadir untuk menyaksikan ikrar rukun bersama antara pihak PSHT dan Pagarnusa. Tak sepatutnya kita memberikan contoh pada anak cucu kita saling bermusuban dan membenci. Kita pun sebagai manusia tak ingin menjadi alat jin dan setan agar saling dan terus bermusuhan antar sesama,” ungkap Gus Makki, saat dimintai keterangan NU Online melalui sambungan telepon.

Dia menginginkan, pertemuan kedua belah pihak tidak hanya berhenti sampai moment ini saja. Lebih jauh, Gus Makki menyebutkan, ada momentum komunikasi, silaturahmi, dan latihan bersama antara Pagarnusa dan PSHT yang rutin digelar.

“Saya meminta kegiatan hari ini bukan hanya sekedar seremonial belaka. Ikrar kerukunan sekarang harus dipupuk selamanya. Ini yang penting !” pesan Gus Makki menutup keterangannya.

Baca: Pemkab Trenggalek dan BAZNAS Salurkan 17 Bedah Rumah Tak Layak Huni

Sementara itu, Sekretaris PC Pagarnusa Ahmad Syifa Nailul Wafar menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang bertajuk “Silaturrahim Rukun Sampek Anak Turun” yang diinisiasi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi bersama jajarannya.

“Karena saya melihat di luar Banyuwangi, gesekan perguruan silat antara Pagarnusa dan PSHT masih seringkali terjadi. Untuk itu, kita semua berikrar damai yang dihadiri langsung oleh masing-masing tokoh kedua perguruan silat dengan makan siang bersama,” kata Gus Syifa membuka pernyataannya.

“Kami pun juga menginginkan hidup saling berdampingan dan saling membantu sampai anak turun kita. Karena kita tidak ingin mewariskan kebencian dan permusuhan pada anak cucu kita,” ujar Gus Syifa menyambung penjelasannya.

Baca: Seorang Bidan Meninggal Saat Laka Beruntun di Purwoharjo

Hal senada juga disampaikan oleh Siswanto selaku Bendahara PSHT. Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih utamanya kepada jajaran Pengurus Cabang NU Kabupaten Banyuwangi yang telah menjembatani pertemuan ikrar kerukunan bersama itu.

“Kami pun sebagai pengurus akan terus berupaya melaksanakan permintaan PCNU untuk terus memupuk kekeluargaan ini. Karena kita ingin bersama-sama membangun dan juga melindungi bangsa dan tanah kelahiran kita,” kata Mas Sis – sapaan karibnya.

Selama ini, lanjut Mas Sis, anak-anak muda selalu bersama di bawah payung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Utamanya para penggiat prestasi dalam setiap pertandingan.

Baca: Dua KRI Laksanakan Latihan Inservice Training di Perairan Riau

“Kita pun akan berusaha untuk memupuk kebersamaan ini secara terus-menerus menjalin silaturrahmi dan komunikasi intens antar pengurus. Karena kita pun ingin terus tersinergi baik dengan Pagarnusa,” ungkap Mas Sis menutup keterangannya.

Terpantau pelaksanaan kegiatan siang tersebut dilaksanakan sesuai dengan aturan protokol kesehatan penyebaran Covid-19. Mulai dari menggunakan masker hingga menjaga jarak duduk.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca