Dorong Beroperasinya Galangan Kapal di Banyuwangi, Komisi III Raker Bersama Eksekutif

  • Whatsapp
Rapat galangan kapal dprd dan eksekutif

KabarRakyat.ID  – DPRD Kabupaten Banyuwangi serius mendorong eksekutif agar segera mengoperasikan kembali perusahaan jasa perbaikan kapal atau dok apung (PT.Trabasti) yang pernah dimiliki Pemkab Banyuwangi.

Sebagai bentuk keseriusan dewan mendukung beroperasinya kembali usaha gabungan antara pemkab Banyuwangi dengan PT.Dumas Tanjung Perak Shipyard, Surabaya tersebut, Pimpinan dan Komisi III DPRD Banyuwangi menggelar rapat kerja bersama eksekutif, Senin (03/02/2020).

Bacaan Lainnya

Hadirdalam rapat kerja, Asisten Perekonomian Setda Banyuwangi, Ir. Guntur Priambodo, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Samsudin, Bagian Perekonomian , dan Bagian Hukum Setda Banyuwangi.

Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara mengatakan, DPRD akan mendorong dan mendukung langkah-langkah yang akan dilakukan eksekutif dalam upaya mengaktifkan kembali perusahaan jasa perbaikan kapal PT.Trabasti sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“ DPRD mendorong dan mendukung langkah-langkah maupun upaya untuk mengaktifkan kembali PT Trabasti sesuai peraturan perundang-undangan , “ ucap Made Cahyana saat dikonfirmasi Awak Media, Senin (03/02/2020).

Menurut Made Cahyana, langkah tersebut merupakan hal yang positif dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mampu menyerap tenaga kerja lokal. Di sisi lain, Banyuwangi juga merupakan wilayah yang potensial untuk pengembangan industri galangan kapal, baik untuk industri perbaikan kapal maupun pembangunan kapal  baru.

“ Dalam upaya menghidupkan kembali PT Trabasti, harapannya eksekutif membentuk tim, demikian pula DPRD juga membentuk tim, “ ucapnya.

Bentuk dukungan dewan terhadap beroperasinya perusahaan dok apung juga ditindaklanjuti dengan kunjungan kerja Komisi III ke PT Dumas untuk melihat secara langsung kondisi dan aktifitas kerja perusahaan galangan kapal tersebut.

Wakil Ketua DPRD, Ruliono menyampaikan, PT Dumas selaku patners Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam usaha perbaikan kapal merupakan perusahaan yang bonafide.

“ Perusahaan tersebut cukup bonafide, kenyataannya telah bekerja sama dengan negara Belanda, Jerman, dan ditahun 2019 PT Dumas telah berhasil menyelesaikan pesanan 22 kapal dengan bobot minimal 1.500 Groos Ton (GT), “ ucap Ruliono.

Karena itu, apabila PT Trabasti yang merupakan usaha gabungan antara Pemkab Banyuwangi dengan PT Dumas tidak segera dioperasikan maka Pemkab justru akan rugi. Saat ini beberapa daerah lain seperti kabupaten Lamongan dan Sumenep juga ingin mengaet PT Dumas untuk berinvestasi di wilayahnya.

Senada dengan Wakil Ketua DPRD lainnya, Michael Edy Hariyanto, juga akan mendukung Pemkab Banyuwangi untuk segera mengoperasikan PT Trabasti.

“ Ada uang rakyat Banyuwangi sebesar Rp. 25,5 miliar di PT Trabasti, itu nilai yang sangat besar, “ ungkapnya.

Jika uang puluhan miliar itu dapat dikelola dengan baik, maka Pemkab banyuwangi akan mendapatkan keuntungan ratusan juta per tahun. “ saya sebagai wakil rakyat akan mendorong Pemkab Banyuwangi untuk mengoperasikan kembali perusahaan tersebut, karena jasa perbaikan kapal sangat prospektif, “ ungkap Michael Edy Hariyanto.

Sementara menanggapi dorongkan kalan dewan untuk menghidupkan kembali PT Trabasti, Asisten Perekonomian Setda Banyuwangi, Guntur Priambodo menyampaikan bahwa pimpinan dewan sepakat untuk menghidupkan kembali PT Trabasti demi kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

“ Eksekutif akan segera melakukan langkah-langkah secara normatif dan terukur demi penyelamatan dan perbaikan PT Trabasti kedepan, “ ucap Guntur Priambodo.

Selain itu, eksekutif telah mengirimkan surat kepada menejemen PT Trabasti untuk melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kalangan dewan juga membantu secara non formal, agar PT Trabasti segera menggelar RUPS.

“ Tadi informasi dari pimpinan dewan, perwakilan dari menejemen PT Trabasti menyampaikan akan segera melaksanakan RUPS , “ ucapnya.

Kemudian dalam RUPS PT Trabasti tersebut, baru akan dibicarakan rencana dan program perusahaan galangan kapal ke depan. Dan bila perlu ada pengembangan usaha baru di bidang perkapalan.

Reporter : Hariyadi

Editor : Choiri

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *