Selasa, November 24, 2020
Beranda POLITIK PILKADA 2020 Dorong Petani Hutan Lebih Kreatif, Cabub Paslon 02 Nur Arifin Beri Pelatihan...

Dorong Petani Hutan Lebih Kreatif, Cabub Paslon 02 Nur Arifin Beri Pelatihan Pupuk

REPORTERRudi Sukamto

KABAR RAKYAT – Kelompok Petani hutan di Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek, didorong untuk kreatif dalam bertani.

Hal itu, disampaikan oleh Calon Bupati Kabupaten Trenggalek Paslon 02, Mochamad Nur Arifin saat memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik cair di dukuh Pakel Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Minggu ( 8/11).

Dalam paparannya Arifin menyampaikan untuk menghadapi perkembangan zaman, petani dituntut untuk kreatif dalam menyikapi perubahan itu.

Petani tidak sekadar bisa menanam, namun mereka juga harus mampu menyiapkan produk komoditi yang mampu bersaing dipasar, salah satu caranya, yakni dengan bertanam tanaman organik dan mengurangi pemakaian pupuk kimia dengan membuat pupuk organik cair sendiri.

Lebih lanjut kata calon bupati Paslon no 2 yang lebih dikenal dengan sebutan Mas Ipin, menambahkan kalau di-Kabupaten Trenggalek telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Badan Usaha Milik Petani (BUMP).

” BUMP disiapkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kedepan target kita, petani bisa memproduksi pupuk sendiri, selain untuk dipakai sendiri, pupuk hasil produksinya nanti, bisa dijual kelingkungan sekitar, dengan harapan bisa menambah pendapatannya,” terang Arifin.

Dalam pelatihan hari ini, Mas Ipin didampingi langsung dari tim pembuat pupuk organik cair yang sudah berpengalaman. Dan di Trenggalek, saat ini sudah ada beberapa Gapoktan yang memproduksi pupuk untuk kalangan sendiri.

” Kedepan, dengan adanya perlindungan perda BUMP, kita akan bantu kesejahteraan petani, apabila ada kelompok petani yang minat memproduksi pupuk, akan kita bantu pendampingan dan legalisasinya, sehingga produknya, bisa dijual kemasyarakat banyak” pungkasnya.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca