Minggu, Desember 6, 2020
Beranda JATIM Dorong Produksi Lokal, Wagub Emil Tinjau UMKM Masker Mojokerto

Dorong Produksi Lokal, Wagub Emil Tinjau UMKM Masker Mojokerto

KABAR RAKYAT – Pandemi Covid-19 yang masih terjadi di Indonesia terutama Jawa Timur mendorong UMKM di Kota Mojokerto beralih usaha memproduksi alat kesehatan seperti masker, face shield dan Alat Pelindung Diri (APD).

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dan Wakil Walikota Mojokerto Ahmad Rizal Zakaria berkesempatan meninjau para UMKM tersebut di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Mojokerto, Senin (3/8).

Wagub Jatim yang akrab disapa Emil ini melihat secara langsung proses produksi masker yang dilakukan kelompok UMKM di Kota Mojokerto ini.

Ia juga menyempatkan berdialog dan berdiskusi langsung dengan para pelaku UMKM tersebut.

“Saya mendengar tentang ikhtiar dari UMKM kelompok masyarakat di Kota Mojokerto ini untuk bisa mengembangkan produk yang dibutuhkan masyarakat di masa pandemi. Karena produk yang biasanya mereka hasilkan justru sekarang permintaannya turun drastis bahkan hampir tidak ada,” katanya.

Kelompok UMKM ini, lanjut Emil, kemudian diberikan kesempatan oleh Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari, untuk memanfaatkan aset pemerintah sebagai tempat untuk memproduksi produk kesehatan seperti masker, faceshield serta Alat Pelindung Diri (APD).

Masker yang diproduksi oleh Kelompok UMKM ini dinamakan MPU95 dengan standar empat lapis. Bentuk maskernya sendiri mirip dengan masker medis KN95.

Dalam sehari, kelompok ini bisa menghasilkan kurang lebih 1.000 buah masker.

“Menurut informasi, masker ini sudah ada semacam keterangan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tentu kita akan verifikasi lagi secara prosedural, kita cek apakah mungkin bisa dilakukan sinergi dengan instansi pemerintah. Namun tadi ternyata yang urgent saat ini permintaan dan supply ternyata lebih banyak permintaan,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca