DPRD Bersama Eksekutif Rakor Penerapan New Normal di Banyuwangi

  • Whatsapp

Sekda Banyuwangi Mujiono (kiri) Wakil Ketua DPRD Ruliono

Ketua DPD II Partai Golkar Banyuwangi ini menilai konsep new normal yang dirancang pemerintah Kabupaten Banyuwangi sudah bagus, namun pelaksanaannya,pengawasanya dan evaluasi harus komprehensif, dengan melibatkan masyarakat dan media untuk saling mengingatkan.

Sementara Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Mujiono menyampaikan, pemerintah daerah telah menyiapkan konsep maupun skenario untuk menghadapi transisi kondisi abnormal karena pandemi covid-19 menjadi normal. Recovery ekonomi menjadi new normal.

Bacaan Lainnya

Fase atau tahapan pertama yang di mulai Bulan Maret lalu hingga kini adalah kondisi emergenci, dan pemerintah daerah telah berupaya untuk menurunkan kurva penularan covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Baca: Gubernur Jatim Survivor Covid-19 Jatim Gotong Royong Donor Plasma Darah untuk Sembuhkan Pasien Corona

“Di fase emergency dengan luasan wilayah dan jumlah penduduk, kasus covid-19 masih dalam posisi stabil di bandingkan kabupaten lain di Jawa Timur, jumlah kasus positif hanya sembilan pasien,“ ucap Mujiono.

Selanjutnya untuk menuju new normal, ada tahapan kedua yakni recovery ekonomi di seluruh sektor, seperti pariwisata, pelayanan publik, kesehatan, sosial bahkan pendidikan dan keagamaan.

“Dalam fase recovery ekonomi, semua sektor harus membuat Standart Operasional Prosedur atau SOP menuju penerapan new normal. Sedangkan pada tahapan tatanan kenormalan baru itu adalah pelaksanaan SOP yang telah disusun dan hal ini akan kita simulasikan serta di sosialisasikan,“ pungkas Mujiono.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *