DPRD Jatim Martin Hamonangan Bersama BAMAG Bakti Sosial Harlah Pancasila

  • Whatsapp
Anggota DPRD Jatim dari F. PDIP Martin Hamonangan, SH.MH kegiatan bersama BAMAG Banyuwangi

KABAR RAKYAT – Anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dari fraksi PDI-Perjuangan, Martin Hamonangan, SH.MH bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Banyuwangi menggelar bakti sosial dalam rangka hari lahir Pancasila 1 Juni dan Bulan Bung Karno, Minggu (07/06/2020) bertempat di cafe La-forest Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada hamba-hamba Tuhan yang benar-benar membutuhkan dan guru agama Kristen itu dihadiri, Ketua BAMAG, Pdt. Anang Sugeng, anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi dari fraksi PDI-Perjuangan, Anom Bashori dan ratusan undangan lainnya.

Read More

Martin Hamonangan dalam sambutanyan mengatakan, kegiatan baksi sosial yang dilakukan merupakan bentuk nyata kader PDI-Perjuangan dalam mengamalkan Pancasila yang salah satunya adalah gotong royong, saling membantu sehingga terwujud rasa keadilan.

“Ketua umum PDI-Perjuangan, Ibu Megawati Soekarno Putri telah mengajarkan dan terus mengingatkan kami untuk berbagi dan peduli kepada rakyat khususnya Wong Cilik, dengan harapan bantuan yang kami berikan dapat mengurangi beban ekonomi mereka di tengah Pandemi covid-19,“ ucap Martin.

Dihadapan undangan , Martin juga menjelaskan ditetapkanya 1 Juni sebagai hari Pancasila, karena pada tanggal tersebut kata Pancasila diucapkan oleh Bung Karno di sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

“Pidato Bung Karno inilah yang kemudian diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila,” jelasnya.

Dalam pidatonya Bung Karno menawarkan dalam sidang BPUPKI bahwa Pancasila dapat disaring menjadi Trisila yang berisi, sosionasionalisme, sosiodemokrasi serta Ketuhanan dan Kebudayaan. Selanjutnya Bung Karno juga menyebutkan Trisila bisa disaring kembali menjadi Ekasila yaitu gotong royong.

Yang cukup menarik dalam kegiatan Bakti sosial ini, perwakilan guru agama Kristen menyampaikan aspirasi, meminta kepada Martin Hamonangan sebagai anggota DPRD Propinsi Jawa Timur maupun kepada Anom Bashori yang merupakan wakil rakyat dari banyuwangi untuk memperjuangkan status guru agama Kristen agar disamakan haknya dengan guru-guru agama lainnya.

“Kami berharap guru agama Kristen bisa memiliki NUPTK dan terdaftar di Pemerintah daerah melalui DAPODIK, karena guru agam Kristen juga dibutuhkan untuk mengajar anak didik yang beragama kristen,“ pinta Pdt. Anang Sugeng.

Menanggapi permintaan guru agam Kristen, Martin dan Anom Bashori berjanji akan memperjuangkan keinginan mereka melalui gedung dewan.

“Akan kita koordinasikan dengan pemerintah daerah melalui Dinas pendidikan maupun melalui rapat-rapat pengambilan kebijakan di gedung wakil rakyat,” pungkas Anom Bashori.***



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *