Monday, August 10, 2020
Home JATIM DPRD Jatim Memantau Kesiapan Banyuwangi Hadapi New Normal

DPRD Jatim Memantau Kesiapan Banyuwangi Hadapi New Normal

KABAR RAKYAT – Kunjungan kerja Komisi C Dan E DPRD Jatim selama dua hari memantau kesiapan Kabupaten Banyuwangi menghadapi new normal. Tidak hanya memastikan penerapan protokol kesehatan, DPRD Jatim juga memeriksa Penghasilan Daerah selama pandemi Covid -19.

Kegiatan monitoring kesiapan masyarakat Banyuwangi dalam menghadapi new normal diam-diam diamati langsung DPRD Jatim. Kegiatan yang berlangsung dua hari mulai 1-2 Juli didampingi dua wakil ketua Wakil Ketua DPRD Jatim yakni Sahat Tua Simanjuntak dan Anwar Sadad.

Dua komisi ini kebetulan punya agenda di Banyuwangi untuk memastikan bagaimana kesiapan Jatim menghadapi tatanan baru di masa pandemi Covid-19 ini.

Komisi Bidang Keuangan misalnya melakukan pemantauan atas penerimaan PAD dimasa pandemi didampingi Kepala Bappenda Jatim Boedi Prijo Soeprajitno, SH.

Salah satu anggota Komisi C Agustin Poliana dari Fraksi PDI -P yang berhasil ditemui Kabar Rakyat menjelaskan, kegiatan legislalatif kali ini ingin mastikan kondisi perekonomian di Jawa Timur masih berjalan meski tertekan akibat Pandemi Covid -19.

” Intinya DPRD Jatim ingin mastikan perekonomian di Jawa Timur masih berjalan ditengah tekanan pandemi Covid -19. Kami juga melihat perkembangan pendapatan daerah ketika terkoreksi akibat penyebaran virus corona. Selain aspek ekonomi yang kita amati, juga aspek sosial budaya dalam menghadapi pandemi Covid -19,” beber Agustin politisi PDI -P asli Surabaya.

[the_ad id=”29596″]

Menurut Agustin, Banyuwangi menjadi fokus perhatian komisi C DPRD Jatim karena memiliki indeks pertumbuhan yang progesif. Memilili dukungan infrastruktur yang baik di dalam mendorong iklim investasi. Indikatornya banyak investasi tumbuh disini.

” Masyarakatnya heterogen, memiliki kekhasan budaya lokal yang kuat. Ditengah pandemi masyarakatnya survave meski kondisi sulit. Hasil kunjungan kami akan kami komperasikan dengan kabupaten/kota lain Jawa Timur. Hasilnya akan menjadi bahan pijakan dalam memutuskan kebijakan jelang new normal”, beber Agustina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER