Dua Pejabat Tinggi Pratama Trenggalek Dilantik Bupati

  • Whatsapp
Bupati Trenggalek melantik dua pejabat pratama.

KABAR RAKYAT – Dua Pejabat Tinggi Pratama, Kepala Sekolah SD dan SMP dilantik oleh Bupati Trenggalek M. Nur Arifin, bertempat di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Jumat, 29 Mei 2020.

Dua pejabat pratama itu, Totok Rujianto, yang awalnya menjabat Kabag Organisasi kini dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Dan pejabat lain, Suprapti menduduki kursi Kepala Dispendukcapil.

Bacaan Lainnya

Pesan Bupati Arifin, agar kedua dinas tersebut menyiapkan era new normal. Kemudian pisahkan kabid-kabid yang melaksanakan fungsi konstruksi pembangunan dengan kabid-kabid pendidikan usia dini, dasar dan menengah.

Harapannya, kata Arifin, jajaran dinasnya bisa fokus pada peningkatan SDM, kurikulum siswa dan fokus kepada upaya-upaya mencerdaskan bangsa. Sekaligus sekolah menjadi ruang yang inklusif bagi mereka yang rentan dan ramah anak.

Sementara itu kepada Kepala Dispendukcapil di minta kerjasama dengan Kominfo untuk menyiapkan satu data berbasis NIK.

“Sehingga bisa dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Trenggalek, khususnya untuk pelayanan sosial dan dasar untuk yang lain seperti dibidang kesehatan, pendidikan maupun investasi,” harap Arifin.

Baca: Gubernur Jatim: Mobil Mesin PCR Layani Swab Test di Lamongan dan Tulungagung

Baca: Di Tengah Pandemi Virus Corona, Realisasi PAD Banyuwangi Masih Stabil

“Jangan lagi nanti ada orang miskin tidak mendapatkan bantuan karena tidak punya NIK atau anak tidak bisa sekolah atau mengambil ijazah karena tidak punya akte kelahiran, Hal-hal seperti ini yang tidak boleh ada lagi di Kabupaten Trenggalek,” tegas Gus Ipin, sapaan akrab Bupati Arifin.

“Meskipun sesuai peraturan kepegawaian sebelum 2 tahun, jika tidak terjadi kejadian fatal mungkin tidak bisa dimutasi dan sebagainya. Namun kita berhak mengevaluasi, apabila tidak sesuai dengan yang disampaikan, maka pejabat akan kita beri sangsi” tutupnya.

Sedangkan mengenai pelantikan, Arifin menerangkan kepada awak media bawasannya semuanya yang dilantik ini berdasarkan hasil lelang terbuka yang dilaksanakan sebelumnya.

“Jabatan keduanya, merupakan hasil lelang jabatan yang digelar sebelumnya, namun baru dilaksanakan sekarang karena harus menunggu persetujuan dari Mendagri,” pungkas Arifin.***

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *