Jumat, November 27, 2020
Beranda HOT NEWS Dua Pengendara Moge Tersangka Penganiayan Dua Intel Kodim Agam

Dua Pengendara Moge Tersangka Penganiayan Dua Intel Kodim Agam

REPORTERRichard

KABAR RAKYAT – Kasus pengeroyokan rombongan moge Harley Davidson kepada dua anggota intel Kodim 0304/Agam, Bukit Tinggi, Sumatera Barat, unggahan videnya viral.

Kini Kepolisian, telah menetapkan dua orang pemotor moge tersangka pengeroyokan dan disel tahanan Polres Bukittinggi.

Peristiwa pengeroyokan anggota intel Kodim 0304/Agam terjadi pada pukul 16.40 WIB, korban Serda Mistari bersama Serda Yusuf berboncengan sepeda motor Honda Beat melintas di Jl. Dr Hamka Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi.

Baca : Migran Hongkong asal Banyuwangi Meninggal Dunia

Berdasar saksi pada kepolisian, Serda Mistari dan Serda Yusuf sudah berusaha menepi jalan karena ada iring-iringan motornya. Korban tersebut terkejut ada rombongan Moge yang tertinggal dari rombongan pertama yang dikawal patwal Polres Bukittinggi.

Lantaran kesal dengan ulah arogan pemotor Moge, dua projurit TNI AD ini langsung mengejar motor moge tersebut. Niatnya menegur agar tidak arogan di jalan umum. Naas, kedua anggota Kodim Agam ini malah dikeroyok dua pengendara moge dibelakangnya.

Saat dipukuli, Serda Yusuf dan Serda Mistari sudah menyampaikan bahwa mereka adalah Anggota TNI, namun tidak didengar dan diancam akan ditembak oleh pelaku.

Baca : ‘Sembur Utik Utik’ Tradisi Warga Susukan Menabur Kebaikan di Maulid Nabi

Kedua korban mengalami luka parah dibagian mulut, leher akibat pengeroyokan pengendara motor Harley Devidson yang tengah tour di Sumatera Barat.

Kejadian ini, Dandim 0304 Agam Letkol Arh. Yosit Brosti Dadi SE,M. Tr.(Han) menegaskan kasus sudah ditindaklanjut Dansup Denpom 1/4 Bukittinggi. Dua pemotor moge yang main hakim telah diperiksa dan terbukti melakukan tindakan pidana penganiayaan berat.

“Kasusnya diserahkan ke penyidik Polres Bukttinggi untuk proses hukum. Langkah tegas ini bentuk pembelajaran agar arogansi di jalanan tidak terulang,” tegas Dandim 0304 Agam Letkol Arh. Yosit Brosti Dadi SE,M. Tr.(Han), Sabtu (31/10).

Baca : Boyong Lukisan Ka’bah, Ipuk Janjikan Galery Pamer Perupa Banyuwangi

Bahkan, Dandim Agam langsung melihat kedua pelaku pengeroyokan yakni Bambang Septian Ahmad (18), berstatus pelajar warga Dai Holat No. 40 Bandung dan Mechael simon (49), warga Kota Padang, Sumbar berstatus tersangka penganiayaan berat. “Keduanya tersangka pun kini ditahan untuk proses hukum,” tegasnya.

Senada disampaikan Kapolres Bukittinggi AKBP Dodi Prawiranegara, kasus pengeroyokan anggota Kodim Agam Serda Mistari dan Serda Yusuf sudah diproses Satreskrim.

” Dua pelaku sudah kami tahan dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Kedua pelaku kami tahan untuk kepentingan penyidikan,”terang Kapolres AKBP.Dodi Prawiranegara.

Baca : Jeep Angkut Tim Verifikasi Destinasi Sehat Terjebak Banjir di Alas Sukamade

Korban Serda Mistari, sendiri merupakan Pembina Ikatan Keluarga Banyuwangi Provinsi Sumbar. Akibat kejadian ini pria kelahiran Rogojampi kini dirawat di rumah sakit.***

EDITORChoiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca