Dua Prajurit TNI Terluka Saat Melakukan Tugas Pengamanan, Evakuasi Korban Kebakaran Di Probolinggo

  • Whatsapp

Dandim 0820 Probolinggo Letkol.Inf.Imam Wibowo ketika membesuk Kapten.Inf. Edi Sutomo di RS Wonolangan usai kejadian kebakaran di Gending.

 

KabarRakyat.ID – Peristiwa Kebakaran hebat pom mini milik warga di Desa Sebaung, Gending, ternyata korbanya tidak hanya warga sipil. Dua prajurit TNI yang berdinas di Danramil Gending Kodim 0830 Probolinggo turut terluka saat berjibaku membantu proses evakuasi puluhan korban,Kamis kemarin (19/3/2020).

Prajurit TNI juga terluka akibat ledakan pom mini di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kamis siang kemarin. Danramil Gending Kapten.Inf.Edi Sutomo bersama Babinsa Koptu.Santoso mengalami luka bakar serius dan kini dirawat di RS Wonolangan (Luka 20%). Kedua TNI ini terluka saat berjibaku mengamankan lokasi dan sibuk membantu evakuasi korban kebakaran. Nahas, ketika kedua prajurit ini di lokasi, ledakan drum berisi BBM terjadi.
Hebatnya Kapten.INF.Edi Sutomo bersama anggotanya Koptu.Santoso meski mengalami luka bakar, masih berusaha menolong warga yang menjadi korban. Dengan kondisi tanpa baju ia membawa warga ke Puskesmas terdekat. Kondisi ini terekam oleh vidio warga saat kejadian berlangsung.

Dandim 0820 Probolinggo Letkol.INF.Imam.Wibowo terenyuh dan haru melihat anggotanya rela mati demi mengevakuasi korban kebakaran di Desa Sebaung, Kecamatan Gending itu.
” Ya benar Danramil Gending Kapten.INF.Edi Sutomo mengalami luka bakar 30 persen, sementara Koptu.Santoso lebih parah kondisinya hingga perlu dirujuk ke Rumah sakit di Malang. Saya terharu dan bangga atas komitmennya dalam menunaikan tugas negara sebagai prajurit TNI. Tugas kami adalah mengayomi masyarakat, apa pun kondisinya kita akan hadir”, kata Dandim 0820 Letkol.INF. Imam Wibowo,Jumat pagi (20/3/2020).

Kapten.Inf.Edi Sutomo

Aksi heroik Danramil Gending bersama Babinsa mendapat acungan jempol Dandim 0820 bersama jajaran-nya. Mereka menyatakan bangga dan memberikan apresiasi atas dedikasinya ketika kebakaran yang mengancam nyawa banyak orang, mereka membantu evakuasi dan pengamanan. Luka bakar tidak menyurutkan kedua TNI ini meninggalkan para korban warga sipil.

” Atas nama Dandim 0820 kami memberikan apresiasi atas desikasi dan perjuangan beliau dalam mengamankan lokasi kejadian kebakaran. Aksi Danramil Gending dan Banbisa menjadi contoh keteguhan dan loyalitas tinggi prajurit TNI”, tandas Imam Wibowo kepada KabarRakyat.ID.

Kasus ledakan pom mini di Gending sampai hari ini dilaporkan berkembang menjadi 50 orang. Kepastian para korban itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Anang bahwa seluruh biaya korban akan ditanggung pemerintah daerah.

” Total korban 50 orang 8 korban di ditangani RSUD Waluyo Jati, 1 meninggal, 7 korban luka bakar. Sisanya 14 korban dirawat di RS Wonolangan, 10 korban di RS Graha, 17 korban di Puskesmas Gending, 1 korban di Puskesmas Maron.

Sementara 4 korban luka bakar kondisi kritis di rujuk RS. Samsul Anwar di Malang. Kondisi para korban semua proses termonitor dg radiomedik 119 kab prob dan 119 provinsi jatim”, ungkap dr. Anang yang disampaikan melalui Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Cristian kepada wartawan, Jumat (20/3/2020).

 

Reporter : Richard

Editor       : Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *