Monday, September 21, 2020
Home JATIM BANYUWANGI Eksekutif Menjawab Pertanyaan Fraksi DPRD Banyuwangi, Termasuk Saham Tambang

Eksekutif Menjawab Pertanyaan Fraksi DPRD Banyuwangi, Termasuk Saham Tambang

- Advertisement -

Sehingga sejak tahun 2018 dilakukan normalisasi perhitungan target dan setoran bagi hasil laba perusahaan umum Kabupaten Banyuwangi sesuai aturan yang berlaku.

Dan penurunan realisasi bagi hasil dari pihak ketiga di tahun 2019 disebabkan pihak mitra pengelola belum menyepakati perpanjangan kerjasama dengan pemerintah daerah.

Menanggapi PU fraksi Golkar-Hanura, Wabup yusuf Widyatmoko menyampaikan, pajak dan retribusi daerah  merupakan jenis PAD yang dapat dioptimalkan penerimaannya mengingat pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.

Baca: Bupati Bondowoso Paparan Tata Cara Ibadah Idul Adha 1441-H

“ Terkait hal tersebut, eksekutif masih mengusahakan berbagai upaya peningkatan PAD berbasis IT di tahun 2019 dan tahun 2020 untuk lebih mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan,“ ucapnya.

Terkait pelepasan saham Pemkab Banyuwangi pada PT. Merdeka Coppe Gold Tbk, dijelaskan Wabup Yusuf Widyatmoko bahwa eksekutif dan legislatif telah koordinasi dan konsultasi pada Kementerian terkait dan perusahaan sekuritas yang akan menangani.

[the_ad id=”29596″]

“ Pada prinsipnya penjualan saham Pemkab Banyuwangi di PT Merdeka Copper Gold Tbk dapat diakui selama telah disepakati oleh pihak eksekutif dan legislatif melalui Perda No.12 Tahun 2019 tentang APBD tahun anggaran 2020,“ jelasnya.

Selanjutnya untuk teknis penjualan mengikuti ketentuan yang telah diatur oleh Permendagri No. 52 tahun 2012 tentang pedoman pengelolaan investasi pemerintah daerah.

Baca: Pasien Positif Covid-19 di Situbondo Mencapai 131 Orang

Menanggapi PU fraksi PDI-Perjuangan, Wabup Yusuf Widyatmoko menyampaikan, terhadap kurang maksimalnya capaian PAD, eksekutif akan terus berupaya mengoptimalkan penerimaan yang bersumber dari PAD.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER