Fraksi DPRD Banyuwangi Soroti Penurunan Prosentase PAD

170 views
PU Fraksi DPRD Banyuwangi

Paripuran, PU Fraksi DPRD Banyuwangi. 

KABARRAKYAT.ID – Beberapa fraksi DPRD Kabupaten Banyuwangi soroti turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), dalam rapat paripurna penyampaian Pandangan Umum (PU)terhadap nota penjelasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018, Rabu (19/06/2019).

Pandangan Umum fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang dibacakan juru bicaranya, H.Sugirah.M.Pd menyampaikan, sebagai bentuk komitmen untuk dapat melaksanakan dan mengelola APBD. Tentunya diperlukan sebuah perencanaan yang matang, terarah, proporsional, obyektif dan transparan.

Sehingga wujud refleksi dari aktifitas yang direncanakan, dalam rangka mencapai target kinerja pemerinta dalam menjalankan dan melaksanakan pembangunan suatu daerah dapat tercapai sesuai dengan apa yang diharapkan.

“ Ada beberapa catatan penting fraksi yang ingin kami sampaikan kepada eksekutif untuk dijelaskan , “ ucap H Sugirah dihadapan rapat paripurna.

Pertama menurunya prosentase PAD ditahun 2018 dibandingkan dengan tahun 2017. PAD tahun 2017 terealisasi sebesar 84,55 persen dari target, sedangkan ditahun 2018 hanya tercapai 72,11 persen.

“ Padahal dalam rapat kerja bersama, eksekutif merasa optimis PAD tahun 2018 bisa tercapai 84 persen, “ ungkapnya.

Kemudian dari sektor  BUMD. Laba bersih Perusahaan Umum daerah Air Minum (PUDAM) banyuwangi pada tahun 2017 sebesar  6,8 miliar, dan tahun 2018 naik menjadi 13,4 miliar.Namun sumbangsih terhadap PAD justru turun dari 4 miliar ditahun 2017 menjadi 2,9 miliar ditahun 2018.

Pandangan Umum fraksi Demokrat yang dibacakan, Julies Setyo Puji Rahayu selaku ketua fraksi mengatakan, Pendapatan Asli Daerah tahun 2018 realisasinya hanya  72,1 persen. Hal tersebut merupakan capaian prrosentase terendah sejak tahun 2010.

“ Realisasi PAD banyuwangi tahun 2018 sebesar 450,1 miliar, ternyata hanya mampu menyumbang 15 persen  dari jumlah pendapatan daerah , “ ucap julies Setyo Puji Rahayu

Padahal secara nasional sumbangan PAD terhadap pendapatan daerah ditahun 2018 sebesar 20,1 persen.  Untuk wilayah Jawa Timur, sumbangan PAD 38 kabupaten/kota terhadap seluruh pendapatan daerah tahun 2018 mencapai rata-rata 28,5 persen.

Pandangan Umum fraksi Partai kebangkitan Bangsa yang dibacakan, Inayanti Kusumasari menilai capaian PAD sebesar  450 miliar dari target anggaran sebesar 624 miliar atau 72,11 persen. Prosentasenya jauh lebih kecil dibandingkan dengan prosentase perolehan PAD tahun 2017 yakni 84,55 persen, walaupun secara nominal anggarannya lebih besar.

“ Walaupun nominal anggarannya lebih besar, hal tersebut kurang sebanding dengan perkembangan daerah, khususnya dibeberapa sektor yang terus digalakkan oleh Pemerintah Daerah, seperti beberapa event serta pengembangan pariwisata yang dilakukan selama ini, ternyata belum berdampak, ‘ kata Inayanti Kusumasari.

Demikan pula dengan Pandangan Umum  empat fraksi lainnya, yakni fraksi Golkar-PAN, fraksi Hanura-Nasdem, fraksi Partai Persatuan Pembangunan serta fraksi Gerindra –Sejahtera.

Reporter : Hariyadi

Editor : Choiri

Banner PDI







Loading...

#pad turun #pendapatan asli daerah

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply