Gandeng Bromo Tour, Dekranasda Dorong Produk IKM Serap Pasar Seluasnya

208 views
Produk IKM Kabupaten Probolinggo

Beragam Produk IKM Kabupaten Probolinggo yang mulai diminati pasar luas di Rest Area Tongas. ft.wan

KABARRAKYAT.ID – Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berusaha mendorong produk usaha Industri Kecil Menengah (IKM), agar tetap survive menghadapi persaingan pasar yang kompetitif.

Melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), terus melakukan inovasi penyerapan pasar. Adalah Bromo Tour yang jadi pilihan untuk bekerjasama memasarkan produk local IKM itu.

Salah satu upaya, memanfaatkan Pusat Oleh-oleh Rest Area Tongas Kabupaten Probolinggo. Produksi IKM yang dihasilkan ditargetnya akan mampu menyerap pasar luas. Untuk memastikan produk IKM itu, Dekranasda coba menggandeng Bromo Tour melalui kontrak kerjasama yang saling menguntungkan.

Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko dan Rofi Rahadian dari Bromo Tour. Penandatangan kerjasama itu, disaksikan masing-masing perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Sekretaris Dekranasda Kabupaten Probolinggo  Chrisna Sigit Sumarsono mengatakan Dekranasda adalah organisasi sebagai wadah atau tempat pengembangan produk kerajinan unggulan dan produk-produk unggulan lainnya yang berkualitas sebagai ikon Kabupaten Probolinggo dan mengembangan usaha serta berupaya meningkatkan pelaku bisnis yang sebagaian merupakan Industri Kecil Menengan (IKM).

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong hasil IKM bisa terjual ke pasar dengan memanfatkan Pusat Oleh-oleh di Tongas. Potensi ini wajib kita dorong untuk terus berkembang dan menjadi kekuatan ekonomi local. Semakin banyak produk unggulan kabupaten Probolinggo yang terjual ke luar tentunya menjadi impian IKM yang jumlahnya ratusan”, kata Chisna Sigit,Kamis (27/6/2019)

Menurut Chrisna, Dekranasda Kabupaten Probolinggo ke depan akan  meningkatkan kepedulian dan peran aktif terhadap peningkatan kualitas produk handycraft, sehingga mampu bersaing di pasaran baik pasar regional, nasional dan internasional. Semoga memberikan nilai yang positif sehingga dapat membantu mensejahterakan perekonomian masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Rofi Rahadian menyampaikan bahwa potensi Kabupaten Probolinggo sangat luar biasa, tetapi mengapa produk yang dimiliki tidak pernah muncul. Padahal ini kesempatan emas tatkala ada tamu dari luar yang berkunjung ke wisata Gunung Bromo.

“Saya pernah membawa 15 orang dari Malaysia ke Gunung Bromo. Ketika berbelanja mereka bisa menghabiskan sampai Rp 15 juta. Biasanya mereka mencari produk batik dan beberapa aneka produk unggulan lain yang ada di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Rofi, rata-rata para pemilik travel dan tour ini mau membawa para wisatawan ini ke pusat-pusat oleh karena mendapatkan 15% dari hasil penjualannya. Inilah yang membuat para travel dan tour itu semangat mengantarkan para tamu yang berkunjung ke tempat-tempat wisata dan pusat oleh-olehnya.

“Gunung Bromo ini menjadi obyek wisata yang berskala nasional. Sangat disayangkan jika mereka hanya sekedar lewat dan tidak mampir di Pusat Oleh-oleh yang ada di Rest Area Tongas ini. Saya mengharapkan ke depan Dekranasda bisa menjadi pusat informasi pariwisata yang ada di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengungkapkan, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi IKM yang luar biasa. Potensi ini tidak bisa dibiarkan berjalan tanpa bimbingan, bantuan dan fasilitasi pemerintah. Pusat oleh-oleh yang sudah dibangun dari tahun 2015 ini merupakan tempat untuk promosi dan pemasaran produk-produk lokal Kabupaten Probolinggo agar lebih dikenal oleh masyarakat dari dalam dan luar Kabupaten Probolinggo.

“Saya mempunyai harapan yang sangat besar kepada pelaku usaha agar mampu menjadikan produk unggulan Kabupaten Probolinggo .Dan menjadi tuan rumah di daerah sendiri serta bisa kompetitif dengan produksi luar. Dukungan semua pihak untuk memasarkan produk local harus sudah dilakukan,” harapnya.

Istri Wakil Bupati Probolinggo meminta Dekranasda melakukan inovasi untuk mendorong produk IKM berkembang melalui promosi yang tepat. Khususnya menjadi Produksi local memiliki daya saing menghadapi era industry global.

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo ini kerja sama mengenai pengelolaan manajemen Pusat Oleh-oleh Dekranasda yang ada di Rest Area Tongas ini dimaksudkan untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam upaya meningkatkan Pusat Oleh-oleh Rest Area Tongas Kabupaten Probolinggo.

“Tujuannya untuk meningkatkan kualitas Pusat Oleh-oleh Rest Area Tongas Kabupaten Probolinggo serta membangun jaringan promosi dan pemasaran produk Industri Kecil Menengah Kabupaten Probolinggo,” tandasnya.

Reporter : Richard

Editor : Choiri

banner 970x90









Loading...

#Dekranasda Kabupaten Probolinggo #IKM #Kabupaten Probolinggo #madu terbaik probolinggo #produk unggulan kabupaten Probolinggo #pusat oleh-oleh Bromo

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply