Gara-gara Seekor Lebah Dua Warga Gintangan Berurusan Polisi Bahkan Ancam Bunuh

  • Whatsapp
Lebah
Tersangka.

KabarRakyat.ID – Hanya gara-gara sarang lebah, dua orang warga Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari terlibat cekcok, berbuntut percobaan ancaman pembunuhan mantan perangkat desa.

Kapolsek Rogojampi Kompol Agung Setia Budi mengatakan, sebenarnya peristiwa tersebut terjadi pada 13 Januari 2020. Namun baru bisa diungkap setelah tersangka berinisal Y menyerahkan diri ke penyidik kepolisian pada 25 Februari 2020. Sebelum menyerahkan diri, Y sempat masuk dalam daftar DPO.

Read More

banner 645x400

“Tersangka menghadap ke penyidik didampingi pengacaranya, kemarin,” kata Agung kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Agung, peristiwa terjadi di rumah Nasta’in yang diketahui merupakan mantan sekretaris desa (Sekdes). Kejadian bermula ketika tersangka yang diduga dalam kondisi mabuk mendatangi rumah korban bersama salah seorang temannya untuk menawarkan sarang lebah dan meminta uang sebesar Rp. 50 ribu kepada korban untuk transport mengambil sarang lebah di Rajegwesi.

“Saat itu Nastain, korban menjawab tidak punya uang. kemudian tersangka berdiri mengeluarkan uang Rp.100 ribu diberikan kepada korban, namun korban menolak,” ujarnya.

Awalnya tersangka berkata sopan, namun tiba-tiba tersangka marah-marah kepada korban membahas pergantian kepala desa. Korban, kata Agung, hanya diam sehingga menyulut emosi tersangka yang kemudian tersangka melempar asbak dan menantang korban berkelahi.

“Tersangka menantang korban berkelahi dan berkata ‘ayo pukul saya jika berani, saya bunuh kamu’. Namun korban hanya diam saja melihat apa yang dilakukan tersangka,” kata Kapolsek.

Setelah memarahi korban, tersangka diusir warga setempat namun tak lama kemudian tersangka kembali lagi ke rumah korban dengan marah-marah.  “Tersangka datang kembali ke rumah korban dengan marah-marah karena tawon yang ditawarkan kepada korban seharga Rp. 50 ribu ditawar seharga Rp. 5 ribu. Lalu korban membantah karena korban tidak merasa pernah menawar seharga Rp. 5 ribu,” lanjutnya.

Dari situlah, masih Agung, terjadi cekcok antara keduanya. Dan tiba-tiba tersangka mengeluarkan sebilah pisau dari dalam bajunya dan mengacungkan pisau tersebut ke arah badan korban. Korban ketakutan dan keluar ke teras rumah.

“Saat itu tersangka juga mendorong badan korban, lalu sebilah pisau tersebut ditusukkan ke badan korban, namun korban berhasil menghindar,” terangnya.

Cekcok antar keduanya berakhir ketika warga setempat melerai keduanya. Kemudian tersanka pergi bersama rekannya mengendarai sepeda Motor Honda Vario warna putih tanpa plat nomor.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Rogojampi. Setelah menerima laporan tersebut, kala itu kepolisian langsung melakukan pencarian namun tersangka tidak kunjung ditemukan.

Reporter: Fattahur

Editor: Choiri

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *