Gubernur Jatim Meninjau TPA Jabon Sidoarjo

  • Whatsapp

Gubernur Khofifah Harap TPA Jabon Yang Menggunakan  Pengolahan Sampah Modern Dapat  Menghasilkan Produk Hilir Yang Variatif

KABAR RAKYAT –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Jabon, yang berada di Kabupaten Sidoarjo, Rabu (17/3/2021). 

Setibanya di TPA Jabon, Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah ini disambut oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jatim M. Reva Sastrodiningrat serta langsung menyerahkan bantuan sembako kepada 40 orang pekerja di TPA Jabon. 

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Gubernur Khofifah bersama rombongan mengelilingi dan meninjau langsung beberapa area pengembangan TPA Jabon meliputi ruang composting, ruang shoting hingga ke lahan landfill. 

Untuk diketahui, TPA Jabon Sidoarjo merupakan kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR dengan pemerintah Jerman. Dengan sistem multiyears contract mulai dari tahun 2018 dan berakhir pada Desember 2020. 

TPA Jabon Sidoarjo ini sendiri, menggunakan sistem sanitary landfill dengan luas mencapai 5,8 hektar. Kapasitas pengolahan sampahnya mencapai 450 ton per hari, dengan perkiraan umur sekitar 5-7 tahun. 

Sedangkan, untuk area pengolahan sampahnya dibagi dalam dua jenis.Yang pertama yakni Composting, dikhususkan untuk sampah hijau yang diolah menjadi pupuk kompos, seperti sampah bekas sayur dan sebagainya. Dimana, kapasitas kompostingnya bisa 35 ton per hari dan hasil ahir komposnya sekira 15 ton perhari.

Kemudian bagian shorting, yang berfungsi untuk memilah sampah plastik. Ada juga Leachete yang berfungsi memfilter air lindi atau air sampah untuk diolah agar baku mutunya terkontrol dan air bisa dibuang ke sungai. 

Seusai melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah mengharapkan TPA Jabon Sidoarjo mampu mengembangkan modernisasi pengolahan sampah. Ini penting, karena modernisasi tersebut bisa memberikan multiplier effect yang menghasilkan pendapatan baru bagi masyarakat di Sidoarjo. 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *