Friday, October 30, 2020
Home KESEHATAN Gubernur Jatim Salurkan 26 Ventilator untuk 15 Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Gubernur Jatim Salurkan 26 Ventilator untuk 15 Rumah Sakit Rujukan COVID-19

- Advertisement -

KABAR RAKYAT – Pemprov Jatim terus mendukung upaya untuk maksimalkan pelayanan penanganan COVID-19 di rumah sakit, kali ini fokus di Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 26 ventilator kepada lima belas Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di lima daerah bertempat di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Rabu (16/9).

Selain ventilator, dukungan berupa 16.000 masker kepada Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana diserahkan langsung. Serta, penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan BUMDes.

Ventilator ini bantuan dari USAID melalui Kementerian Kesehatan. Total ada 210 ventilator dari Kementerian Kesehatan yang rencananya akan diserahkan secara bertahap ke kab/kota lain di Jatim.

Baca: Bantuan Ventilator dan Hazmat dari RKIH dan Doctor SHARE Diterima Kabupaten Banyuwangi

“InsyaAllah seminggu ini akan didistribusi ventilator ke kab/kota sesuai titik-titik yang paling membutuhkan sesuai surat permohonan yang telah kami terima. Ini menjadi upaya kita untuk maksimalkan pelayanan kuratif bagi pasien COVID-19 supaya terlayani baik,” kata Khofifah.

Guberur Jatim juga menyerahkan masker lewat PKH

Bantuan ventilator ini diharapkan tingkat kesembuhan COVID-19 Jatim semakin meningkat, dan sebaliknya tingkat kematiannya bisa semakin menurun. Tingkat kesembuhan di Jatim per Senin (15/9) total berjumlah 31.243 orang atau 80,50 persen.

“Ini berkat kerja bersama dari seluruh elemen baik dokter, perawat, para tenaga kesehatan, aparat TNI/Polri, masyarakat, termasuk awak media, kalangan pendidikan dan dunia usaha atau yang disebut dengan pentahelix. Ini jadi satu kesatuan kita dalam menguatkan proses pelayanan penanganan corona,” terangnya.

Sementara itu terkait bantuan 16.000 masker kepada Korkab PKH, TKSK dan Tagana dan pendamping desa menurut Khofifah ini menjadi bagian komprehensif dan stimulan bagi semua pihak untuk bersama-sama saling mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.

Baca: 21 Warga Songgon Tak Bermasker dan Bergerombol Terjaring Operasi Yustisi

Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Hal ini penting sebagai salah satu upaya efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

Sedangkan untuk BLT Dana Desa, Khofifah berharap ini akan menjadi pemenuhan dari kesejahteraan di desa-desa. Sesuai pesan Presiden Jokowi, ia meminta agar pendistribusian BLT Dana Desa ini tidak hanya sent tapi juga delivered, atau tidak hanya dikirimkan tapi juga dipastikan sudah diterima dengan baik dan tidak terlambat.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca