Gubernur Jatim Terenyuh Pabrik Probolinggo Sanggup Penuhi Kebutuhan 1 Juta APD 

  • Whatsapp
SAVE_20200402_091712
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin di pabrik garrmaen Probolinggo,Rabu(1/3/2020).

Kabar Rakyat – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sempat dibuat terenyuh dan lega mengetahui Pabrik Garmen di Probolinggo mampu membuat alat pelidung diri (APD) untuk kepetingan penangan Covid -19 hingga 3200 potong per hari.

Khofifah  melihat pengusaha peduli tanpa mengedepankan profit dalam membuat APD untuk kemanusian itu.

Read More

banner 645x400

Kota Probolinggo menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ini setelah Wali Kota Hadi Zainal Abidin melaporkan ke Gubernur Khofifah Indar Parawansa terkait produk Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan yang dibikin di sebuah pabrik di Kota Mangga. Rabu (1/4) siang.

Berita baik ini langsung direspon Gubernur dengan melihat langsung proses produksi.

“Ya, Saya ingin memastikan produksi APD dari pabrik yang ada disini. Katanya, satu bulan bisa memproduksi sampai 1 juta (APD),” ujar Gubernur Khofifah, setelah melihat proses produksi di pabrik Putrateja Sempurna, di Jalan Brantas,Rabu(1/3/2020).

Khofifah hasil produksi Probolingho berstandart WHO yang sebelumnya mengaku diberi tahu Walikota Probolinggo Habib Jadi Zaenal Abidin atas produksi APD ini.

Masih kata Gubernur Jatim Informasinya, satu pasien COVID 19 membutuhkan 23 APD per hari. Gubernur mencontohkan, di RSUD dr Soetomo Surabaya ada 11 pasien, maka kebutuhannya 23 APD dikalikan 11 setiap harinya.

Rumah sakit dalam koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehari membutuhkan 3200 APD.

Timur mendapat kuota sebanyak 3200 piece per hari. Gubernur juga bersyukur ada pabrik yang mau memproduksi tanpa berpikir keuntungan semata.

Pertemuan itu juga menyinggung soal kesiapan Kota Probolinggo baik berupa anggaran dan sarana prasarana untuk mengantisipasi lonjakan pasien virus corona.

Kesiapan pintu-pintu masuk mulai dari pelabuhan, stasiun kereta api dan terminal bus juga diharapkan ada perhatian khusus dari Walikota.

Supriyono, owner Putrateja Sempurna yang punya tiga unit pabrik itu menjelaskan konversi dari hasil garmen yang dihasilkan (selama membuat APD) bisa bertahan untuk tiga bulan ke depan.

“Kami sampaikan terima kasih ada niatan bersama-sama menangani penyebaran COVID 19. Kemudian kita bisa memberikan perlindungan bagi tenaga kesehatan. Mudah-mudahan tercukupi karena APD ini kebutuhan seluruh dunia,” ujar gubernur Khofifah.***

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *