Monday, September 21, 2020
Home JATIM Gubernur Khofifah Ajak Kades Sediakan Akses Internet untuk Pembelajaran Anak

Gubernur Khofifah Ajak Kades Sediakan Akses Internet untuk Pembelajaran Anak

- Advertisement -

Faktor lain yang menghambat anak-anak mendapatkan pendidikan secara langsung di sekolah adalah belum berhentinya pandemik Covid-19.

“Tersedianya fasilitas internet juga menjadi bagian perlindungan pendidikan dan proses tumbuh kembang anak-anak di tengah pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, dengan adanya kesanggupan dari Kades menyediakan fasilitas internet di balai desa akan dapat mengurangi kekhawatiran tadi,” lugasnya.

Gubernur Khofifah meyakini baik anak-anak maupun guru sudah rindu melakukan proses belajar mengajar di sekolah. Kerinduan tersebut mendorong untuk terus meningkatkan kualitas SDM.

Gubernur perempuan pertama di Jatim mengingatkan agar setiap murid dan guru menggunakan masker secara benar. Misalnya memakai masker yang menutupi mulut dan hidung. Kemudian juga memakai face shield secara benar.

“Banyak yang menggunakan masker dan faceshield tidak dengan cara yang benar. Setiap insan wajib saling mengingatkan dan mengedukasi tentang pentingnya memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan di era pandemi Covid-19,” tambahnya.

Dalam rangka menciptakan wilayah yang ramah anak, tahun 2019, sekitar 35 kabupaten/kota di Jatim ditetapkan sebagai kota dan kabupaten layak anak dan berhak meraih penghargaan Kota atau Kabupaten Layak Anak (KLA). Penghargaan KLA sendiri dibagi empat kategori yaitu Utama, Nidya, Madya dan Pratama.

Untuk kategori utama diraih oleh Kota Surabaya, kategori Nidya diraih Kab. Tulungagung, Kab. Sidoarjo dan Kab Jombang. Kemudian untuk kategori Madya diraih Kab. Malang, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Kediri, Kab. Blitar, Kota Blitar, Kab. Trenggalek, Kab. Madiun, Kota Madiun, Kab. Lamongan, Kab. Pacitan, Kab. Mojokerto, Kota Mojokerto.

Berikutnya Kab. Ngawi, Kota Pasuruan, Kab. Magetan, Kota Batu, Kab. Bondowoso dan Kab. Gresik. Selanjutnya untuk kategori Pratama diraih Kab. Lumajang, Kab. Jember, Kab. Nganjuk, Kab. Sumenep, Kab. Pasuruan, Kab. Probolinggo, Kab. Banyuwangi, Kab. Situbondo, Kab. Tuban, Kab. Kediri dan Kab. Pamekasan.

“Untuk tiga kabupaten yang belum meraihnya dikemudian hari bisa menciptakan kota yang lebih ramah dan berpihak kepada anak,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER