Friday, October 23, 2020
Home JATIM Gubernur Khofifah : OPD Satu Frekuensi Tangani Dampak Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

Gubernur Khofifah : OPD Satu Frekuensi Tangani Dampak Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

- Advertisement -

Sosialisasi RKPD 2021

KABAR RAKYAT – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) satu frekuensi dalam merencanakan program dan kegiatan , melakukan inovasi dan terobosan baru   untuk mencari solusi akibat dampak Covid-19.

“Sama seperti yang disampaikan Presiden, bahwa sense of crisis, feeling dan frekuensi kita harus sama. Semua harus saling berinovasi, kolaborasi dan mencari terobosan baru agar penyebaran covid terkendali sementara pemulihan ekonomi tertangani ,” ungkap Khofifah dalam Sosialisasi RKPD Provinsi Jatim Tahun 2021 di Kantor Gubernur, Surabaya, Jum’at (24/7).

Khofifah mengatakan, seluruh  OPD harus memaksimalkan energi dan jaringan strategisnya  untuk  mencari terobosan agar pemulihan ekonomi Jatim segera dapat dilaksanakan dan penyebaran covid-19 dapat dikendalikan.  Menurutnya, perlu inovasi dan terobosan diluar kebiasaan agar ekonomi Jatim bisa segera pulih akibat terpaan Covid-19.

Memang betul bahwa satu sisi dalam pelaksanaannya pengelolaan keuangan harus tertib dan tetap efisien. Namun hal itu tidak berarti membuat kerja pemerintah menjadi rumit, lamban dan bertele-tele.

Dalam bekerja, tambah dia, OPD harus menyiapkan berbagai shortcut agar lebih lincah dalam bekerja dan melayani tetapi tetap dalam koridor peraturan perundangan yang betlaku.

“Eksekusi di lapangan harus sesuai dengan urgensi krisis. Poinnya adalah kita semua harus lari, harus bekerja keras namun tetap tertib aturan,”imbuhnya.

Oleh karena itu, lanjut Khofifah, mau tidak mau, siap tidak siap, seluruh OPD harus segera melakukan adaptasi cara kerja dan menyusun strategi yang disesuaikan dengan kondisi kekinian.

Seluruh potensi dan energi yang dimiliki harus ada signifikansinya  untuk pemulihan ekonomi Jatim yang mengalami turbulensi akibat badai Covid-19.

Gubernur Khofifah menyebut bahwa ada beberapa sektor yang termasuk dalam kategori terdampak atau potential looser akibat pandemi Covid-19 diantaranya usaha mikro dan menenagah, transportasi, keuangan, konstruksi dan pariwisata.

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER