Kamis, Desember 3, 2020
Beranda POLITIK PILKADA 2020 Gubernur Khofifah Terima Ketua KPU RI Coklit di Kediaman Jemursari

Gubernur Khofifah Terima Ketua KPU RI Coklit di Kediaman Jemursari

KABAR RAKYAT – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan Ketua KPU RI Arif Budiman untuk mengikuti rangkaian pencocokan dan penelitian (Coklit) jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak pada tahun 2020 yang rencananya akan digelar akhir tahun.

Pelaksanaan coklit Gubernur Khofifah ini juga disaksikan langsung oleh Ketua KPU Jawa Timur Choirul Anam beserta para komisioner KPU Kota Surabaya, Petugas Pemilih Kecamatan (PPK) Wonocolo dan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) setempat, di kediamannya Jl. Jemursari VIII/124 Surabaya, Minggu (26/7).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menunjukkan Fotocopy Kartu Keluarga (KK), KTP kepada petugas PPDP sebagai syarat kelengkapan bagi setiap warga masyarakat yang akan digunakan untuk pendaftaran di pemilukada tahun 2020.

Gubernur Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim akan mendukung penuh setiap proses dan tahapan yang sedang berjalan demi kesuksesan Pemilukada di Jatim.

Ketua KPU RI Arif Budiman bertemu Gubernur Khofifah. Saat ikuti rangkaian pencocokan dan penelitian (Coklit) Pilkada Serentak tahun 2020 di Jawa Timur

Bahkan, pihaknya mempersilahkan kepada seluruh anggota dan petugas dari KPU jika  membutuhkan dukungan layanan kesehatan terkait suasana pandemi covid-19  baik terkait kemungkinan  terindikasi reaktif ataupun tes swab dapat kordinasikan  dengan tim satgas provinsi Jawa Timur.

Baca:

“Coklit Ini merupakan tugas  yang membutuhkan komitmen luar biasa karena harus door to door saat pandemi covid-19. Jadi inilah cara kita mendukung proses demokrasi pada pemilukada mendatang. Silahkan menggunakan fasilitas dari Pemprov Jatim jika terdapat petugas KPU yang terindikasi reaktif butuh layanan swab serta perawatan,” terangnya.

Khofifah juga minta kepada para pemilih yang didatangi petugas coklit untuk turut aktif mendukung jangan sampai ada stigma bahwa petugas dapat  membawa virus Covid-19. PPDP juga wajib menggunakan perangkat yang bisa melindungi diri dan masyarakat.

Khofifiah sapaan akrabnya menuturkan, bahwa melindungi hak pilih merupakan  bagian penting dalam proses demokrasi. Untuk itu, kepada seluruh pemilih di Jatim untuk menerima petugas Coklit dalam melakukan proses verifikasi yang dilakukan dengan mempersiapkan data yang dibutuhkan.

EDITORRichard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca